Pj. Bupati Tanggamus Terima Penghargaan Proklim Utama

51

TANGGAMUS – Pejabat (Pj.) Bupati Tanggamus, Mulyadi Irsan menerima langsung Penghargaan Proklim Utama untuk Kelima kalinya di Auditorium DR. Soejdarwo Gedung Manggala Wanabakti KLHK, Selasa (24/10/2023).

Turut mendampingi Pj. Bupati Tanggamus Kadis Lingkungan hidup, Kemas Amin Yusfi.

Saat di wawancarai, Pj. Bupati Tanggamus menyampaikan, bahwa lingkungan ini sifat berkelanjutan dan masyarakat diminta untuk menjaga kelestarian lingkungan melalui program kampung iklim ini mendorong partisipasi masyarakat untuk terus bergerak aktif dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim serta memperkuat kelembagaan dimasyarakat. “Untuk memperkuat aksi aksi dimasyarakat dalam program kampung iklim tersebut serta kelembagaan masyarakat untuk dapat membangun jejaring baik dari dunia usaha,pemerintah dan pemerhati lingkungan, ” terangnya.

“Perubahan iklim saat ini menjadi salah satu agenda prioritas dunia termasuk Indonesia, karena memberikan dampak yang luas bagi berbagai aspek kehidupan dan menjadi ancaman bagi keberlangsungan kehidupan di bumi. Upaya mengurangi laju kenaikan temperature bumi dan penanganan bencana akibat perubahan iklim memerlukan upaya kolektif seluruh pihak menuju terwujudnya pembangunan rendah emisi gas rumah kaca dan berketahanan iklim, ” lanjutnya.

Sebagai bentuk pengakuan dan apresiasi atas peran aktif para pihak dalam penguatan aksi lokasi pengendalian perubahan iklim di tingkat tapak, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melaksanakan penyerahan Penghargaan Proklim Tahun 2023 kepada pelaksana, Pembina dan pendukung Proklim dalam rangkaian acara Festifal Iklim Tahun  2023 dengan tema “ Bergerak Bersama Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca”.

BACA JUGA:  Puskesmas Belalau Lampung Barat Awasi Penerapan Prokes di Acara Pernikahan

Provinsi Lampung pada tahun 2023 terdapat 50 lokasi yang telah didaftarkan melalui SRN (Sistem Registrasi Nasional) Proklim, dan ada 2 lokasi yang masuk dalam katagori Utama. Namun dari hasil Verifikasi Lapangan, hanya 1 lokasi yang lolos terverifikasi dalam kategori Thropy Proklim UTama yaitu Pekon Gisting Atas Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus, seperti yang tertuang dalam Keputusan Menteri Lingkungan HIdup dan Kehutanan Nomor : SK.1090/MENLHK/PPI/PPI.1/10/2023 tanggal 13 Oktober 2023, telah ditetapkan penerima Penghargaan Proklim Utama dan Lestari, serta Apresiasi Pembina Proklim dan Pendukung Proklim.  Selain Lokasi Proklim mendapat Apresiasi, Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam hal ini Bupati juga mendapatkan apresiasi Pembina Proklim.

Sebagai bentuk apresiasi dalam pelaksanaan aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) yang terdiri dari Apresiasi Pembina Proklim tingkat provinsi, Pembina Proklim tingkat Kabupaten dan kota, penerima Proklim Lestari dan Proklim Utama.

BACA JUGA:  Paslon Bupati dan Wabup Terpilih Pesibar, Agus-Zulqoini Dilantik 26 April

Sebanyak 42 kabupaten seluruh Indonesia mendapatkan Apresiasi Pembina proklim salah satunya Bupati Tanggamus dan 55 Lokasi Proklim seluruh Indonesia mendapatkan apresiasi, dimana Lampung diwakili oleh Pekon Gisting Atas Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. Penghargaan ini merupakan yang ke-5 kali sejak 2019-2023 diraih Kabupaten Tanggamus mewakili Provinsi Lampung yang disampaikan langsung oleh Menteri LHK Siti Nurbaya pada hari selasa tanggal 24 Oktober 2023 di Auditorium DR. Soejdarwo Gedung Manggala Wanabakti KLHK dan diterima langsung oleh Pj. Bupati Tanggamus Ir. Mulyadi Irsan, MT.

Penghargaan Proklim diberikan kepada pelaksana Proklim yang juga melakukan pengembangan kelembagaan ditingkat lokal dan kerjasama mendukung Proklim yang berkesinambungan. Sedangkan penerima apresiasi Pembina Proklim diberikan kepada kepala daerah yang dinilai telah berhasil membina wilayahnya, menjadi Proklim secara berkelanjutan.  Dengan diterimanya penghargaan Proklim Utama ini harapannya menjadi inspirasi bagi pekon lainnya yang belum terdaftar untuk terus bergerak melaksanakan aksi nyata yang dapat memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim serta memberikan kontribusi terhadap upaya pengurangan emisi GRK.(HL-*/andi)