Jadi Komoditas Kedua setelah Padi, Areal Tanaman Jagung di Kota Metro Capai 2.948 Hektar

53

METRO-Tanaman jagung menjadi komoditas kedua setelah padi di Kota Metro. Terbukti, luas areal tanaman jagung di Bumi sai Wawai mencapai 2.948 hektar, yang tersebar di lima kecamatan yang ada.

 

Hanya saja, seiring dengan masuknya musim tanam padi tahun 2023/2024, tanaman jagung mengalami penurunan  drastis. Terbukti, pada musim tanam I tahun 2023/2024, jumlah areal tanaman jagung di Kota Metro tercatat hanya 80 hektar. “Pada musim tanam I tahun 2023, jumlah areal tanaman padi di Kota Metro seluas 80 hektar, yang tersebar di Kecamatan Metro Utara, Metro Timur, dan Kecamatan Metro Barat,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Metro, Hery Wiratno, Selasa (14/11/2023).

 

Karenanya, lanjut dia, pada musim tanam II tahun 2024, pihaknya memproyeksikan tanaman jagung seluas 674 hektar, dari total sasaran tanam seluas 754 hektar. Itu, meliputi di Kecamatan Metro Pusat seluas 35 hektar, Kecamatan Metro Utara seluas 205 hektar, Kecamatan Metro Timur seluas 28 hektar, Kecamatan Metro Selatan 380 hektar, dan Kecamatan Metro Barat seluas 26 hektar. “Untuk musim tanam II tahun 2024, tanaman jagung diproyeksikan seluas 674 hektar,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Lanud Pangeran M Bun Yamin Gelar Syukuran HUT ke-49 Korpri

 

Sebelumnya, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Metro memproyeksikan sasaran tanam padi pada musim tanam (MT) I tahun 2023/2024 seluas 4.953,6 hektar areal persawahan, dari total keseluruhan areal persawahan seluas 5.841,83 hektar yang tersebar di lima kecamatan di Kota Metro.

 

Kepala DKP3 Kota Metro Hery Wiratno mengatakan, pada musim tanam (MT) I 2023/2024, yang dimulai pada bulan Oktober 2023 hingga Maret 2024, sasaran tanam seluas 4.953,6 hektar, yang tersebar pada lima kecamatan yang ada di Kota Metro. “Untuk musim tanam I, sasaran tanam pada di Kota Metro seluas 4.953,6 hektar,” kata Hery Wiratno, Rabu (08/11/2023).

BACA JUGA:  Polres Pesawaran Amankan Ratusan Liter BBM Bersubsidi

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan, untuk Kecamatan Metro Pusat, sasaran tanam pada MT I seluas 542,1 hektar, disusul Kecamatan Metro Utara seluas 1.494,8 hektar, Kecamatan Metro Timur seluas 460,5 hektar, Kecamatan Metro Selatan seluas 1.535,6 hektar, dan Kecamatan Metro Barat 920,6 hektar. “Hanya saja pada musim tanam I ini, jadwal penanaman padi tidak serempak, ini karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan karena dampak el nino,” lanjutnya.

 

Sedangkan, pada musim tanam (MT) II tahun 2024, yang dijadwalkan dimulai pada bulan April hingga September 2024, sasaran tanam seluas 787,6 hektar, dengan perincian Kecamatan Metro Pusat seluas 59,2 hektar, Kecamatan Metro Timur seluas 460,5 hektar, Kecamatan Metro Selatan 169,5 hektar, dan Kecamatan Metro Barat seluas 98,4 hektar. “Dengan kondisi cuaca yang memasuki musim penghujan, diharapkan tidak ada keluhan kesulitan air pada musim tanam kali ini,” ungkapnya. (HL-dwi)