Bupati Dendi Ajak ASN Tingkatkan Profesionalisme

15

PESAWARAN – Bupati Pesawaran mengajak seluruh anggota KORPRI untuk meneguhkan netralitas dan profesionalisme, meningkatkan kinerja terutama di bidang pelayanan publik dan kepedulian seluruh anggota terhadap masyarakat. Demikian disampaikan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat menjadi pembina Upacara Peringatan HUT ke-52 KORPRI, Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT ke-78 Persatuan Guru di Lapangan Pemkab Pesawaran Selasa (28/11/2023) .

Selain itu, Ia mengajak agar memantapkan fungsi organisasi KORPRI sebagai perekat pemersatu bangsa dalam mendukung pembangunan nasional serta meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani, meningkatkan kepedulian sosial dan lingkungan.

Bertemakan “Korprikan Indonesia” yang mengandung makna bahwa KORPRI adalah abdi negara dan abdi masyarakat, maka upaya untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, bangsa dan negara harus selalu ditingkatkan.

BACA JUGA:  Darurat? Hubungi Call Centre 112 Diskominfo Lampung Barat

Pada momen yang sama, Bupati Dendi menyampaikan bahwa menjadi guru bukanlah pekerjaan yang mudah. Guru menjadi unsur penting dalam mendorong terwujudnya Indonesia Emas 2045.

“Ditambah lagi dalam tahun 2030-an, kita akan berada di puncak bonus demografi yang merupakan sebuah peluang untuk melompat menjadi negara maju,” ucap Dendi

Oleh sebab itu sambungnya, peluang bonus demografi yang akan muncul di tahun 2030-an betul-betul harus dimanfaatkan dimana saat itu penduduk akan didominasi oleh usia muda.

Menurutnya ini adalah kesempatan emas bagi kemajuan daerah, bagi bangsa dan negara apabila bisa memanfaatkannya.

“Sebab dalam pembangunan di segala bidang, pembangunan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci dan itu menjadi tanggungjawab ibu dan bapak guru sekalian,” imbuh Bupati Dendi.

BACA JUGA:  Musa Ahmad : Ilmu Agama Pondasi Dasar  Menggapai Kesuksesan Hidup Dalam Sosial Masyarakat

Lebih lanjut, pria yang juga Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung ini menaruh harapan besar kepada guru dan berharap PGRI serta seluruh jajaran pendidik untuk terus memperjuangkan pendidikan yang inklusif, aman, nyaman dan sekaligus menyenangkan anak-anak.

“Sekolah harus menjadi taman belajar untuk menumbuhkembangkan bakat dan potensi anak, menjadi anak yang kokoh secara fisik, emosional dan spiritual serta anak yang cerdas dan terampil,” lanjutnya.

Dendi mengimbau untuk terus berinovasi, beradaptasi dengan perubahan-perubahan zaman, beradaptasi dengan perkembangan-perkembangan teknologi guna mencetak SDM-SDM unggul untuk kemajuan bangsa dan Kabupaten Pesawaran. (HL-Yudhi)