Tekab 308 Polsek Seputih Surabaya Gulung Dua Warga yang Lakukan Top Up Dana Menggunakan UPAL

23

LAMPUNG TENGAH–Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Presisi Polsek Seputih Surabaya, Polres Lampung Tengah, Polda Lampung meringkus dua orang pelaku pengedar uang palsu (Upal), di Agen BRILINK yang berada di Dusun III Kampung Rawa Betik. Senin (26/11/2023).

Menurut Kapolsek Seputih Surabaya IPTU Jufriyanto mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Andik Purnomo Sigit pihaknya berhasil mengamankan dua warga yang diduga mengedarkan uang palsu hanya selang beberapa jam, dari perisyiwa tersebut.

Kedua tersangka yang berhasil diamankan tersebut yakni MSD (26) dan WM (23) warga Dusun 4 Kampung Bina Karya Buana Kecamatan Rumbia Lampung Tengah.

IPTU Jufriyanto menjelaskan dtangkapnya kedua pelaku tersebut atas laporan korban Regina Trias Vadila (25) warga Dusun Kampung Raja Wali Kecamatan Bandar Surabaya Kab. Lampung Tengah.

BACA JUGA:  LPNU Lampung Barat Hadiri Rakornas

Dalam menjjalanlan aksinya kedua pelaku menggunakan modus operandi TOP UP dana, di agen Brilink milik korban.

“Setelah berhasil melakikan TOP UP dana danaya masuk kedalam rekeninh pelaku. Kedua pelaku lalu membayar dana tersebut menggunakan uang palau,” jelasnya.

Dana 2 juta yang digunakan tersebut dengan rincian Rp 1 juta, pecaran seratus ribu (asli) dan yang 1 juta diduga uang palsu.

Terungkapnya peredaran uang palsu tersebut, setelah korban menyadari ada perbedaan uang yang dia terima dari kedua pelaku. Sadar telah menjadi korban kejahagan korban langsung melapor ke Polsek Seputih Surabayq.

“Berbekal laporan dari korban, kami langsung bergerak memburu kedua pelaku. Akhirnua kedua pelaku kami temukan di Kampunh Rajawali, dan saat itu juga langsung kami amamkan, ” ujar IPTU Jufriyanto.

BACA JUGA:  Bupati Lampung Tengah Serahkan SK Pengangkatan 475 CPNS

Selanjutnya dilakukan pengembangan di rumah ke 2 orang Tersangka di Kampung Bina Karya Buana. Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan uang palsu yang siap edar. ” Ada juga uang palsu yang belum siap edar, ” katanya.

Selain mengamankan uang palau polisi juga menemukan alat perlengkapan untuk membuat uang palsu.

“Saat ini kedua pelaku dan barang-bukti diamankan di Mapolsek Seputih Surabaya guna pengembangan lebih lanjut.

Kedua pelaku dijerat dengan khasus Tindak Pidana Setiap orang di larang memalsukan, menyimpan, mengedarkan atau membelanjakan rupiah yang di ketahuinya merupakan rupiah palsu.

Sebagaimana di maksud dalam pasal 36 Ayat (1), (2) dan (3) Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2011, Tentang Mata Uang. (Gunawan).