Pemkot Metro Berikan Penghargaan Kepada ASN dan Non ASN Terbaik

20

METRO-Pemerintah Kota Metro memberikan penghargaan kepada ASN dan non ASN terbaik di lingkungan Sekretariat Daerah setempat.

Selain pemberian penghargaan kepada dua orang ASN dan satu orang non ASN, penghargaan juga diberikan kepada 10 orang anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang telah berdedikasi dan memberikan pelayanan maksimal selama 30 tahun, sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan Pemerintah Kota Metro atas dedikasi serta komitmen mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sekretaris Daerah Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, Bangkit Haryo Utomo, mengatakan, pelaksanaan penilaian terhadap ASN dan non ASN terbaik, merupakan implementasi Core Values ASN “BerAkhlaq” yang mencarikan dan menyederhanakan nilai-nilai dasar ASN yang ada dalam Undang-undang nomor 20 tahun 2023 tentang ASN. “Pemberian penghargaan kepada pegawai ASN dan non ASN terbaik, diharapkan mampu menjadi role model yang menginspirasi ASN lainnya untuk berkinerja terbaik dengan kompetensi, kualifikasi, kinerja dan disiplin yang baik,” kata Bangkit Haryo Utomo, Senin (06/05/2024).

BACA JUGA:  GLM Peduli Covid-19, Salurkan Bantuan kepada Warga Karangrejo

Bangkit Haryo Utomo juga berpesan, sebagai pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Metro juga membutuhkan penguatan dan kompetensi yang harus terus meningkat sesuai kebutuhan setiap waktu. “Perundang-undangan setiap saat terbit yang baru dan berubah juga menjadi pegangan di dalam peningkatan capaian individu pegawai dan lembaga agar tetap sesuai dengan peraturan yang berlaku termasuk di dalamnya adalah Core Values (Nilai-Nilai Dasar) ASN BerAKHLAK,” imbuhnya.

BACA JUGA:  ORARI Lokal Pringsewu Ikuti Webinar Komunikasi Radio Melalui Satelit

Pada bagian lain, Bangkit juga menyebutkan, bekerja keras dan ikhlas merupakan kewajiban atas hak yang sudah diperoleh. “Bekerja bukan untuk pimpinan tetapi untuk diri kita sendiri. Disiplin dan berkinerja sudah menjadi suatu keharusan, bahwa kerja tanpa ada yang mengawasi dan merasa diawasi adalah tingkatan tertinggi dalam karir individu pegawai untuk menunjukan eksistensi dirinya sebagai seorang abdi negara yang produktif dan bermanfaat untuk institusinya, bangsa dan negara,” ungkapnya. (HL-dwi)