Tekab 308 Polsek Padang Ratu, Ringkus Bandar Narkoba Saat Sembunyi di Dapur

55

LAMPUNG TENGAH–Tekab 308 Polsek Padang Ratu, Polres Lampung Tengah, Polda Lampung cokok seorang warga diduga karena terlibat dalam peredaran Narkoba jenis shabu, saat sembunyi di dapur, Selasa (28/05/2024).

Perang terhadap para pelaku penyalahgunaan Narkoba, bukan saja menjadi tanggung jawab polisi namun semua pihak harus terlibat, agar generasi penerus bangsa tidak menjadi pemabuk.

DN (32) warga Kampung Negri Ratu Kecamatan Pubian Lampung Tengah, dicokok polisi, karena diduga menjadi pengecer barang haram memabukan jenis kristal putih.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Padang Ratu AKP Edi Suhendra mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit.

Menurut AKP Edi Suhendra, ditangkapnya pria yang diduga pengecer shabu tersebut, bermula dari informasi masyarakat, yang merasa resah dengan ulah DN.

BACA JUGA:  Wabup Pringsewu Tutup Lomba Layang-layang

Berbekal laporan dari masyarakat polisi bergerak, melakukan penggerebekan kerumah DN.

Petugas menyamar berpura-pura menjadi pembeli. Polisi yang menyamar dan pelaku sepakat untuk bertransaksi barang memabukan yang dilarang pemerintah dan agama, karena merusak kesehatan manusia.

Saat polisi yang menyamar tiba dirumah tersangka, DN , sadar bahwa yang datang bukan pembeli Shabu, melainkan polisi.

“Saat anggota datang, pelaku sedang menyiapkan barang pesanan,” kata AKP Edi Suhendra.

Sadar ternyata polisi yang datang pelaku berusaha kabur dan bersembunyi didapur.

Pelaku berhasil ditangkap beserta barang-bukti sehingga DN, tertunduk lesu saat digelandang ke Mapolsek Padang Ratu.

Kepada petugas pemeriksa DN, menjelaskan
Dirinya menjual berbagai paket dari Rp 300 000, hingga Rp 100 000.

Barang-bukti yang berhasil disita petugas dari tangan DN, 9 buah plastik klip kecil yang berisikan butiran kristal diduga sabu-sabu paket Rp.300.000,-.

BACA JUGA:  Apriadi Terpilih Aklamasi Pimpin PWI Mesuji

3 buah plastik klip kecil yang berisikan butiran kristal diduga sabu – sabu dijual seharga Rp.200.000, perpaket.

3 buah plastik klip kecil yang berisikan butiran kristal diduga sabu – sabu dijual seharga Rp.150.000, perpaket.

3 buah plastik klip kecil yang berisikan butiran kristal diduga sabu – sabu per paket Rp.100.000,-.

Selain paket sabu-sabu, lanjut Kapolsek, pihaknya juga mengamankan 4 buah plastik kosong dan 1 sekop takaran.

Saat ini pelaku dan barang-bukti diamankan di Polsek Padang Ratu guna penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

“DN dijerat pasal pasal 112 atau pasal 114 Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya. (Gunawan)