GPM Jelang Hari Raya Idul Adha, Pj Bupati Nukman Harap Masyarakat Dapat Sembako Murah Berkualitas

7

LAMPUNG BARAT – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Penjabat (Pj) Bupati Lampung Barat, Nukman mengatakan dalam rangka menjelang hari Raya Idul Adha 1445.

Selain itu dalam rangka mengantisipasi lonjakan inflasi di Kabupaten Lampung Barat.

“Hari ini Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bekerjasama dengan pihak Bulog menggelar Gerakan Padangan Murah di Taman Kota Liwa Kecamatan Balik Bukit berupa komoditi beras 8 ton, gula pasir 200 kg, minyak goreng 600 liter, tepung terigu 170 kg,” kata Nukman, Selasa 11 Juni 2024.

“Dengan harga di bawah harga normal, beras Rp. 11.400 per kilogram, gula pasir Rp. 16.000 per kilogram, minyak goreng Rp. 16.000 per liter dan tepung terigu Rp. 12.000 per kilogram,” sambungnya.

BACA JUGA:  Basta Biliard Bakal Gelar Event Turnamen

Nukman berharap, Gerakan Pangan Murah yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tersebut merupakan upaya nyata Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam mengantisipasi lonjakan inflasi.

“Kita berharap dengan upaya-upaya pengendalian yang kita lakukan sekarang ini, tidak terlalu memberikan dampak kenaikan harga yang signifikan bagi komoditi-komoditi yang lain,” jelasnya.

“Kami selalu melakukan pemantauan harga dan melaksanakan Gerakan Pangan Murah,” sambungnya.

BACA JUGA:  Polsek Way Pengubuan, Galang Dana untuk Warga Yang Menderita Leukimia Menahun

Orang nomor satu di Lampung Barat itu menjelaskan, Gerakan Pangan Murah tersebut juga sekaligus menindaklanjuti hasil rapat koordinasi inflasi mingguan yang menjadi arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Dirinya berharap dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Lampung Barat.

“Masyarakat juga dapat memperoleh bahan pangan yang murah namun berkualitas. Khususnya dalam menyambut Hari Raya Idul Adha, masyarakat bisa merasakan berbelanja pangan murah,” tuturnya.

“Semoga gerakan ini dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pangan yang diharapkan,” pungkasnya. (*/Hendri).