Gelar Pengajian Rutin TP PKK Kabupaten Lampung Tengah, Untuk Meningkatkan Keimanan Dan Ketaqwaan

27

LAMPUNG TENGAH–Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Tengah gelar pengajian rutin di hari jum, at dan dilaksanakan dua kali dalam satu bulan, yakni pada minggu ke dua dan minggu ke empat di Nuo Balak, Jumat (21/06/2024).

Selain Ketua TP PKK Lamteng Mardiana Musa Ahmad, pengajian rutin tersebut juga dihadiri Ketua DWP Kabupaten Lampung Tengah Hj, Armalia Kusuma Riyadi beserta jajaran.

Sementara untuk mengisi tausiah, TP PKK mendatangkan penceramah Ustad Hariyanto dari Padangratu. Kemudian hadir juga Rahmat Saleh dari bagian Kesra, Ketua TP PKK kecamatan se- Lampung Tengah, Al hidayah dan organisasi wanita lainnya.

Menurut Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Tengah, Hj. Mardiana Musa Ahmad, tujuan digelarnya pengajian rutin ini, adalah untuk meningkatkan iman dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

BACA JUGA:  Mardiana Musa Buka Gebyar Literasi Tingkat SD di Selagai Lingga

Selain itu tujuan digelarnya pengajian rutin Jumat Ke 2 dan Ke Empat untuk mempererat silaturahmi antar anggota TP PKK dan masyarakat umum.

Mardiana mengajak para jamaah untuk memberikan masukan dan inovasi agar pengajian jumat minggu kedua dan keempat tersebut dapat lebih bermanfaat bagi semua pihak.

Pengajian rutin ini diisi dengan tausiyah agama dan pembacaan ayat suci Al-Quran.

Mardiana menjelaskan pengajian rutin TP PKK Kabupaten Lampung Tengah merupakan kegiatan yang positif.

“Pengajian ini bermanfaat khususnya bagi kita dan umumnya untuk semua Organisasi Wanita yang ada di Lampung Tengah” jelasnya.

BACA JUGA:  Kompak, Masyarakat dan Aparat Kampung Kecubung Mulya Bersihkan Lingkungan

Mardiana berharapa dengan mengikuti pengajian rutin, para jamaah dapat meningkatkan iman dan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta mempererat silaturahmi antar anggota TP PKK dan masyarakat umum.

Dalam Tausiyahnya ustad Hariyanto diantaranya mengajak semua jamaah untuk meningkatkan ketaqwaan, kepada Allah Subhanawatala.

Menurutnya kemulyaan umat Muslim, di hadapan Allah bukan karna hartanya, bukan karna kecantikannya, bukan karna penampilannya.

“Tapi kemulyaan hati kita dalam perkaranya dalam perbuatannya oleh karna itu yang paling mulia disisi allah hanya ketaqwaannya, ” tegasnya. (Gunawan)