Eko Dian Susanto Hadiri Penyerahan Dan Lounching Sertifikat Elektronik

10

LAMPUNG TENGAH–Asisten Bidang Administrasi Umum Setdakab Lampung Tengah Eko Dian Susanto menghadiri penyerahan dan launching Implementasi Sertifikat elektronik Provinsi Lampung 2024, di Hotel Novotel Bandar Lampung, Kamis (27/06/2024).

Acara tersebut disiarkan langsung melalui kanal YouTube Kementerian ATR BPN. Dalam Lounching Implementasi sertifikat Elektronik, juga dilaksanakan penyerahan sertifikat kepada 14 Kabupaten/kota se Provinsi Lampung.

Kakanwil BPN Provinsi Lampung, Ir Kalvyn Andar Sembiring mengatakan Lounching Implementasi sertifikat elektronik merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri agraria dan tata ruang Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 tahun 2023 tentang penerbitan dokumen elektronik dalam kegiatan pendaftaran tanah.

BACA JUGA:  Akun Facebook Bodong Beredar Dunia Maya, PJ Aswarodi: Itu Akun Palsu Bukan Milik Saya

Selanjutnya ditindak lanjuti dengan diterbitkannya keputusan Menteri agraria dan tata ruang Badan pertahanan Nasional Nomor 285/sk.07.01/3d III 2024 tanggal 19 Maret 2024 tentang penunjukan Kantor Pertanahan dalam program kabupaten dan kota lengkap serta penerbitan dokumen elektronik dan wilayah bebas dari korupsi tahun 2024 di lingkungan Kementerian agraria dan tata ruang di provinsi Lampung.

Menurut Asisten Administrasi umum, Provinsi Lampung, Senen Mustakim pesatnya kemajuan teknologi dan munculnya berbagai aplikasi mendorong setiap orang untuk memanfaatkan layanan berbasis elektronik yang bertujuan untuk memberikan kemudahan.

BACA JUGA:  Pembelajaran Tatap Muka, Disdikbud Kota Metro Tunggu Kasus Covid-19 Melandai

Senen mengatakan dengan diluncurkan sertifikat elektronik untuk efisien pendaftaran tanah, kepastian hukum. Dan perlindungan hukum mengenai jumlah sengketa konflik dan perkara penggaris pengadilan mengenai Pertanahan sehingga menaikkan nilai registering properti.

Sertifikat elektronik sambung Senen, merupakan salah satu akibat dari digitalisasi pertanahan yang nantinya akan memberikan kemudahan dalam pembuktian dan proses peralihan hak atas tanah.

“Selanjutnya elektronik memiliki kelebihan, antara lain seperti dapat dicetak secara mandiri dan pengelolaan dokumen Pertanahan lebih praktis, ” pungkasnya. (Gunawan).