views

Hujan Disertai Angin Kencang Robohkan Rumah

Headlinelampung.com, Pringswu – Akibat hujan deras disertai angin kecang, mengakibatkan tiga (3) rumah roboh rata dengan tanah di Kelurahan Fajaresuk, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu. Namun tidak menelan korban jiwa, diperkirakan kerugian puluhan juta.

Musibah yang berlangsung singkat itu, pada Kamis (17/10/2019) sekitar pukul 15.00 Wib. Tidak lama dari cuaca mendung, tiba-tiba hujan turun lebat bahkan disertai angin kecang dan petir menggelagar hingga merobohkan tiga rumah dan sejumlah pepohonan.

Ketiga rumah yang roboh itu milik Wagino (34 tahun), kondisi rumah terbuat dari papan dan geribik bambu berukuran 4 x 6 meter yang lokasi dipinggir sawah, roboh rata dengan tanah. Bahkan sejumlah perabotan rumah tangganya juga pada rusak.

Begitu juga kediaman Mbah Samijem (80 tahun), pada bagian dapurnyanya berukuran 4 x 7 meter juga rata dengan tanah. Bahkan hujan deras disertai angin kencang juga sempat mengangkat seluruh atap rumah milik Suratman (42) berukuran 7 x 8 meter padahal seluruh atapnya terbuat dari kerangka baja dsb baru dipasang beberapa bulan.

Atas musibah itu Pemerintah Kabupaten Pringsewu, pada Jum’at (18/10/2019) langsung meninjau kelokasi musibah dipimpin Wakil Bupati H.Fauzi guna memberikan bantuan dari Satker Dinas Sosial dan BPBD Pringsewu, berupa perangkat alat dapur, selimut, mie instan, beras dan kebutuhan dapur lainnya.

Wabup Pringsewu didampingi Kepala BPBD M.Khotim, perwakilan Dinas Sosial, Camat Pringsewu Nang Abidin Hasan dan Lurah Fajaresuk Bambang Sutrisno.

“Bantuan ini bukan berarti sebagai pengganti kerugian atas musibah yang terjadi. Tetapi salah satu bentuk kepedulian Pemkab Pringsewu terhadap warganya yang mendapat musibah,”ucap Fauzi.

Menurutnya, kendati terjadi musibah tetapi masih harus beruntung karena musibah itu tidak menelan korban jiwa.”Namannya musibah, kita tidak akan tahu. Namun kita harus selalu hati-hati dan waspada jika bakal ada hujan turun deras. Lindungi dulu semua keluarganya,”pesan H.Fauzi.

Kesempatan itu Wabup Pringsewu juga meminta kepada pamong juga masyarakat sekitar agar segera memberitahukan kepada pihak terkait jika ada warga atau tetangganya mendapat musibah bencana alam, seperti kebakaran ataupun rumah roboh akibat hujan dan angin kencang.

“Supaya segera cepat terdata dan mendapat bantuan dari pemerintah daerah melalui dinas terkait,”tegasnya

Disis lain Wakil Bupati Pringsewu menghimbau memasuki musim penghukan ini agar kepada para Camat se-Kabupaten Pringsewu mengintruksikan kepada aparat dibawahnya baik kepala pekon/lurah agar mengerahkan warganya untuk bergotong royong terutama membersihkan parit dan drainase dari tumpukan sampah dan sendimen tanah.

Sehingga jika hujan turun, airnya akan lancar tidak menggenang bahkan sampai tumpah kejalan.”Biasanya baru ketahuan jika ada hujan turun, air sampai meluap kejalanan, karena parit atau drainase jarang dibersihkan,”ujarnya.

Disamping itu juga dapat memangkas dahan atau ranting pohon yang sudah kering terutama yang mengarah mendekati rumah untuk mengantipasi segala kemungkinan.”Juga kepada dinas terkait mulai kini sudah melakukan pemangkasan dahan atau cabang pada pohon-pohon besar yang ada disepanjang jalan raya perkotaan maupun di perdesaan,”imbuh Fauzi.(Spr)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

BRI Kalianda Belum Jawab Surat, Kadisos Jemput Bola ke Kementerian

Jum Okt 18 , 2019
Headlinelampung, […]