views

Delapan Dewan Guru SDN 28 Sungai Langka Bongkar Borok Oknum Kepsek

headlinelampung.com,Pesawaran : Tidak transparan oknum Kepala Sekolah ( Kepsek) Sekolah Dasar Negri ( SDN) 2 Sungai Langka Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, terurai di duga banyak menggelapkan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS).

Selain itu, juga ketidak hadiran kepsek selama ini, di pertanyakan oleh dewan guru lainya. Karna dalam satu minggu hari kerja hanya dua hari masuk sekolah itu pun sebentar.

,” kita berharapa kepala sekolah dapat berubah. Baru menjabat beberapa bulan saja sudah begitu. Kan memalukan,” ujar An. Inisial, salah seorang guru kepada wartawan onlain Senin (21/10).

Pernyataaan atau stetmen itu pun tertuang dalam tulisan dan di sertai oleh 8 orang guru PNS yang menandatangani.

Lapiran dugaan kecurangan oknum kepsek, sebagai berikut. Kepsek, jarang datang ke. SD, maksimal hanya 2 kali datang dalam satu minggu itu pun hanya sebentar tanpa alasan pergi lagi.

Keuangan BOS tidak transparans, kebutuhan sekolah sangat tidak terpenuhi terutama ATK, bendahara di SD tidak difungsikan sebagai mana mestinya, dalam satu triwulan SDN 28 Gedong Tataan, mendapat dana BOS Rp. 24. 000.000. di pegang oleh kepsek tanpa melibatkan bendahara.

Parahnya lagi, guru honor sekolah hingga saat ini tidak di bayar.

Laporan pertanggung jawaban anggaran BOS Fiktif, karna tidak sesuai laporan yang ada. Mendapat dana rehap wc/toilet sekolah juga di duga fiktif karna hingga saat ini belum juga terealisasi fisik nya.

Ketiak sejumlah dewan guru meminta dana bantuan untuk perpisahan kepsek,tidak di beri. Aneh nya lagi, sejumlah orang kerap mencari oknum Kepsek dengan alasan akan menemui kepsek urusan pribadi, utang.

Tak jarang, orang yang datang ke sekolah marah-marah karna Kepsek selalu menghindar dan tidak ada di tempat.

Sementara itu, Yahtar Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran, mengatakan terlebih dahulu pihaknya akan mempelajari persoalan kebenara nya.

,” ya kita tunggu dewan guru secara tertulis melapor ke Dinas. Kita juga segera mungkin akan memanggil oknum kepsek dan sejumlah dewan guru,” singkat Yahtar, ketika di hubungi via ponselnya Senin (21/10).

Di hari yang sama, wartawan ini berupaya menghubungi Sri Agustini, selaku kepsek SDN 28 Sungai Langka, meskipun nomor ponsel nya dalam keadaan aktif namun beberapa di hubungi yang bersangkutan tidak menjawab sambungan via ponsel. (Agung)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemkab Tuba Suport Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan Bedah Rumah

Sen Okt 21 , 2019
Headlinelampung.com, […]