views

Besok, 23 Hasil Swab Pertama PCR Lampung Akan Diumumkan

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG — Hasil swab pertama menggunakan alat pemeriksaan laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) di Laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) Provinsi Lampung sebanyak 23 sample akan diumumkan, Jumat (15/5/2020).

Hal itu diugkapkan juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Lampung sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana.

“Intuk mengetahui hasil swab tersebut memerlukan waktu selambatnya 6 jam untuk 1 swab,” kata Reihana, melalui WhatsApp Grup (WAG) resmi Covid-19 Provinsi Lampung, Kamis (14/05/2020) malam.

Untuk pemeriksaan tersebut maksimal 12 sample dalam sekali pemeriksaan

“Setelah 12 selesai diperiksa, baru bisa proses selanjutnya dengan 12 sample swab lagi,” jelasnya.

Ada beberapa sample yang dikirim dari beberapa rumah sakit, yakni, Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM) Rumah Sakit Bandar Negara Husada (RSBNH), RSUD Tulangbawang Barat

Selanjutnya dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Panjang, kemudian ada 2 dari pasien umum yang kami dapati pada saat orang yang akan meminta surat untuk perjalanan dinas ke luar daerah

Selain itu, Reihana mengungkapkan, saat ini Provinsi Lampung sedang menunggu sebanyak 179 swab yang telah dikirim ke Labkesda Palembang, Sumatera Selatan

“Perlu kami informasikan, dalam perjalanan ke luar daerah, yang telah datang ke kantor Dinas Kesehatan Provinsi Lampung per harinya berkisar lebih dari 100 orang,” ujarnya

Namun demikian, tim kami sangat selektif dalam memberikan surat perjalanan tersebut

Adapun pengajuan yang kami layani adalah baik untuk aparatur sipil negara (ASN) ataupun karyawan swasta yang resmi dan dilengkapi cap ditanda tangani

Maka dengan itu kami akan melayani, dengan melakukan pemeriksaan rapid test.

Jika ada hasil rapid test nya reaktif maka yang bersangkutan tidak akan diberikan izin untuk melakukan perjalanan ke luar daerah, dan yang bersangkutan juga akan langsung di ambil tes swab

Disis lain, untuk pasien dalam pengawasan atau PDP yang meninggal mempunyai riwayat penyakit pneumonia, namun tidak ada riwayat perjalanan dari daerah terjangkit virus corona Covid-19

Kemudian PDP meninggal yang kedua, adalah dari Kabupaten Lampung Utara, pasien ini mengalami sesak napas yang sangat berat, PDP ini juga bekerja di Palembang Sumatera Selatan, bahkan sampai berulang ulang melakukan perjalanan keluar daerah

Meskipun belum mendapatkan informasi hasil swab kedua PDP yang meninggal dunia ini pemulasaraan jenazah nya dilakukan dengan protap Covid-19. (Sandi)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pembelian Mobil Tanpa Dokumen Lengkap di Lampura Pakai Dana BUMDes Dipertanyakan

Kam Mei 14 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]