views

Warga Way Pengubuan Cabuli Bocah Umur 9 Tahun

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG TENGAH-Entah mendapatkan bisikan dari setan mana Udin (42) seorang petani asal Kecamatan Way Pengubuan Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), tega mencabuli Bunga (9) seorang pelajar SD yang masih tetangganya sendiri.

Terungkap perbuatan bejat Mang Udin bermula dari keluhan korban yang selalu merasakan sakit dibagian intimnya.

Selama tiga hari berturut-turut Bunga bukan nama asli alias samaran mengeluh sakit dibagian intimnya. Keluhan Bunga ternyata memicu kecurigaan keluarga jangan-jangan telah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, terhadap pelajar SD Tersebutl.

Setelah ditanya oleh keluarga kenapa Bunga bukan nama asli alias identitas samaran, selalu mengeluhkan sakit dibagian intim?.

Gadis belia tersebut dengan polosonya menjawab telah mendapatkan perlakukan tidak sesnonoh alias dicabuli oleh Mang Udin (42) seorang petani yang juga masih tetangga korban.

Bak disambar petir disiang bolang keluarga Bunga mendengar penuturan bocah SD tersebut yang telah mendapatkan perlakukan tak senonoh oleh lelaki paruh baya.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Way Pengubuan, Iptu Widodo Rahayu, mewakil Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro.

Menurutnya, berbekal laporan dari keluarga korban pihaknya langsung mencokok lelaki durjana tersebut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Minggu (17/5/2020).

Udin pun tak mengelak kepada petugas pemeriksa. Petani itu mengakui perbuatannya, bahkan berdalih ingin merasakan yang masih perawan.

“Kepada petugas pemeriksa pelaku mengakui perbuatannya. Dan berdalih berbuat itu dilakukan karena tidak puas dengan istrinya,” jelasnya.

Karena alasa itu Udin, nekat mencabuli bocah dibawah umur bahkan menurut Kapolsek jumlah korban cabul dengan tersangka Udin bisa bertambah lebih dari dua orang.

“Saat ini sedang dalam pengembangan bisa saja korbanya bertambah,” imbuhnya.

Untuk mempertanggung perbuatannya
Udin dibidik dengan pasal 81 ayat 1,2 Jo 76D dan pasal 82 Jo Pasal 76E UU No.17 Tahun 2016 tentang penetapan pengganti UU No.1 tahun 2016 tentang perubahan ke 2 atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Saat ini pelaku dan barang-bukti kita amankan di Mapolsek Way Pengubuan guna pengembangan lebih lanjut,” pungkasnya. (gunawan)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

MUI Lampung: Shalat Ied di Rumah Saja

Sen Mei 18 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]