views

Warga Way Kanan Positif Covid-19 Bertambah Satu, Bekerja di Jakarta

HEADLINELAMPUNG, WAY KANAN – Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Way Kanan, Lampung kembali merilis adanya tambahan pasien positif Covid-19 di kabupaten tersebut, Selasa (19/5/2020).

Total saat ini kasus positif Covid-19 di Way Kanan ada empat orang dan satu orang dinyatakan sembuh beberapa waktu lalu.

“Satu warga Way Kanan yang dinyatakan positif yakni SS, umur 17 tahun, jenis kelamin laki-laki, berasal dari Kecamatan Baradatu,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Way Kanan, Anang Risgiyanto, saat memberikan keterangan pers.

Anang menerangkan, pada 2 Mei 2020, SS berobat ke RS SW Jakarta, dan dilakukan pemeriksaan lanjutan dengan diagnosa gagal ginjal kronik serta hasil rapid test non reaktif.

“Dokter menganjurkan pasien dilakukan tindakan cuci darah. Namun karena tidak ada keluarganya di sana, pasien menolak dan mengurus kepulangan ke Lampung,” jelas Anang.

“Sebelumnya, SS memang bekerja selama tiga bulan di Rumah Makan di Jakarta,” tambahnya.

Pada Minggu, 3 Mei 2020, pukul. 21.45 WIB, SS diantar Ambulance dari Jakarta ke RSUD ZAPA Way Kanan.

“Lalu diperiksa dengan diagnosa gagal ginjal akut dan diperiksa rapid test dengan hasil non reaktif,” kata Anang.

Keesokan harinya, pukul 18.00 WIB, SS dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung, di Bandar Lampung, dengan diagnosa gagal ginjal akut.

Lali pada Selasa, 5 Mei 2020, di RSUDAM dilakukan pemeriksaan lanjutan dengan diagnosa Hepatitis akut + cedera ginjal akut + Leptospirosis + cholelithiasis (batu empedu).

“Kemudian, pasien dilakukan pengambilan Swab untuk memastikan statusnya, karena dirujuk sudah dalam kondisi sakit komplikasi dan dari daerah Zona Merah,” terang Anang.

Selanjutnya, Selasa, 19 Mei 2020, pihaknya mendapat informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung soal hasil pemeriksaan sampel Swab/Sputum SS, dengan hasil konfirmasi positif Covid-19.

“Saat ini pasien masih menjalankan perawatan di RSUDAM dengan kondisi yang membaik,” ungkap Anang.

Tatalaksana selanjutnya akan dilakukan pengambilan sampel swab/sputum, dengan pemeriksaan RT PCR sebanyak dua kali selama dua hari berturut-turut, di Laboratorium pemeriksa.

“Selanjutnya akan terus dilakukan pemantauan kesehatan, sehingga yang bersangkutan benar-benar bisa terkontrol kondisi kesehatannya.
Kita semua berdoa semoga semuanya akan sehat-sehat saja,” pungkas Anang. (*/Migo)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Lapas Rajabasa Rekapitulasi Remisi 805 Napi Khusus Idul Fitri

Sel Mei 19 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]