views

Dua ODP Covid-19 di Lampung Meninggal, Satu Positif Corona

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG — Kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Lampung bertambah satu, sehingga total 84 orang, Selasa (19/05/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, Reihana, pasien meninggal tersebut ODP nomor 4.

“ODP meninggal dunia pasien ODP positif Covid-19 nomor 84, laki-laki, usia 17 tahun, dari Kabupaten Way Kanan,” kata Reihana melalui video yang dikirim ke WhatsApp Group (WAG) info resmi ‘Covid-19 Provinsi Lampung’, Selasa malam.

“Kronologisnya, pasien tersebut pernah bekerja di salah satu rumah makan di Jakarta,” jelas Reihana.

Pada 2 Mei 2020, pasien tersebut berobat di salah satu rumah sakit yang ada di Jakarta dengan diagnosa gagal ginjal kronis

“Kemudian, sehari setelah berobat, laki-laki tersebut pulang ke Way Kanan dan langsung masuk ke rumah sakit pemerintah di Kabupaten daerah tersebut, dengan diagnosa gagal ginjal,” terangnya

Selanjutnya, pada 4 Mei 2020, pasien tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM) kemudian dilakukan pemeriksaan lanjutan dan juga ada diagnosa Hepatitis akut, cidera ginjal akut serta ada leptospirosis, dan langsung dilakukan pengambilan swab

Setelah melakukan swab, pada 11 Mei 2020, kami mendapatkan informasi dengan pasien tersebut dinyatakan terpapar Covid-19

Kemudian ada juga ODP yang meninggal dunia, seorang laki-laki, usia 56 tahun berasal dari Kabupaten Lampung Timur.

Kronologisnya, pada 11 Mei 2020 merasakan demam, mual dan 3 hari kemudian demamnya meningkatkan disertai dengan sakit tenggorokan, batuk sesak nafas

“Dengan keadaan semakin memburuk, pasien tersebut berobat ke rumah sakit di Kota Metro, kemudian dilakukan pemeriksaan rapid test dengan hasil non raaktif,” ujar Reihana

Reihana mengatakan, bahwa ODP ini tidak mempunyai riwayat perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19, namun mempunyai penyakit Bronkopneumonia.

Selanjutnya pada 18 Mei 2020, ODP tersebut dinyatakan meninggal dunia oleh dokter yang menangani.

Pemulasaran dari kedua ODP tersebut dilakukan dengan protokol kesehatan Covid-19. (Sandi)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Peduli Dampak Covid 19, Batalyon Parama Satwika Akpol 1998 Gelar Bakti Sosial

Sel Mei 19 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]