views

Jelang New Normal Covid-19, Warga Lampung Barat Belum Patuhi Aturan

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG BARAT – Setelah menganalisis perkembangan penyebaran pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), pemerintah mulai menerapkan kebijakan era new normal atau tatanan hidup baru, tak terkecuali di Kabupaten Lampung Barat (Lambar).

Namun terlihat di hari pertama penerapan era new normal di Kabupaten Lambar masih banyak masyarakat Lambar yang belum mematuhi peraturan dalam menjalani kehidupan di era new normal tersebut.

Suasana tersebut terlihat di salah satu pilot projects (proyek percontohan) yakni pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten setempat, masih banyak penjual dan pengunjung pasar yang tidak menggunakan masker, Selasa (2/6/2020).

Salah satu pedagang setempat, Joni Setiawan (28) warga Simpang Sender mengatakan, dirinya tidak menggunakan masker dikarenakan ribet dan pengap (sesak).

“Masker ada mas, tapi tidak dipakai karena ribet dan pengap,” ujar Joni.

Ketika ditanyakan terkait apakah dirinya mengetahui protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah setempat dalam menghadapi new normal, Joni mengaku mengetahui dengan jelas.

“Saya tahu apa saja protokol kesehatan yang ditetapkan, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak dengan pembeli,” ucapnya.

Sementara pedagang lainnya, Wiwin (34) warga Kelurahan Way Mengaku mengatakan, dalam persiapan menuju new normal, pemerintah telah melakukan sosialisasi terkait protokol kesehatan yang harus ditaati dan dilaksanakan baik pengunjung maupun pedagang pasar.

“Sudah ada himbauan dari pemerintah seperti Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Pol-PP dan Dinas Perhubungan terkait penerapan protokol kesehatan. Dan memang ada sanksi jika pedagang tidak mematuhi. Jika tidak mengikuti protokol kesehatan akan dikeluarkan dari pasar dan tidak boleh berjualan lagi,” ungkap Wiwin.

“Saya sih berharap pengunjung dan rekan-rekan sesama pedagang untuk taat dalam memakai masker dan menjaga jarak. Karena kita tidak tahu siapa yang bisa menularkan, siapa yang sakit dan tidak kita tidak tahu,” lanjut Wiwin menambahkan.

Kepala Pasar Liwa, Novian Saputra pada kesempatan tersebut juga mengungkapkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada pengunjung dan pedagang pasar untuk mematuhi peraturan atau protokol kesehatan dalam realisasi new normal.

“Kita sudah lakukan sosialisasi kepada pedagang dan pengunjung pasar, dan juga kita telah membatasi pintu masuk dengan memfasilitasi sebanyak empat tempat cuci tangan,” jelas Novian.

Novian juga menuturkan, jika pengunjung dan pedagang tidak mematuhi aturan atau protokol kesehatan yang telah ditentukan, akan dikenakan sanksi.

“Seperti contoh jika pedagang tidak taat akan kita larang untuk berjualan di Pasar Liwa ini ke depan,” tegasnya. (Hendri)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Plt Bupati Lampura Beri Bantuan Masyarakat Miskin Terdampak Covid-19

Sel Jun 2 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]