views

30 Calon Jemaah Haji Asal Sidomulyo Batal ke Tanah Suci Tahun Ini

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG SELATAN-Pandemi corona virus disease (Covid-19) mengakibatkan 30 calon jamaah haji asal Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), batal berangkat ke tanah suci tahun ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidomulyo, Liman Purboyo
saat di temui di kantornya.

Dikatakan dia, Kementerian Agama (Kemenag) RI telah melakukan siaran pres bahwa untuk tahun ini, keberangkatan Jemaah Haji 1441H dibatalkan dengan alasan mengutamakan keselamatan Jemaah Haji.

Menurut dia, hal itu sesuai dengan terbitnya surat Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 494 tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441H/2020M.

“”Pada tahun ini untuk pemberangkatan jemaah haji dari Indonesia. Kebijakan ini di ambil selain soal keselamatan, karena hingga saat ini Pemerintah Saudi juga belum membuka akses layanan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1441H/2020M,” kata Liman, Selasa (02/06/2020).

Dikatakan Liman, persiapan dalam pelaksanaan pembinaan, pelayanan dan perlindungan kepada jemaah sangatlah penting. Pemerintah tidak memiliki cukup, waktu mengingat dalam penyelenggaraan Ibadah secara aman dan nyaman perlu persiapan.

Menurut dia, seperti yang diamanatkan dalam undang undang, selain mampu secara ekonomi dan fisik, kesehatan, keselamatan, dan keamanaan jemaah haji harus dijamin dan diutamakan, sejak dari embarkasi atau debarkasi, dalam perjalanan, dan juga saat di Arab Saudi.

Dijelaskanya, pembatalan itu tidak hanya untuk jemaah yang menggunakan kuota haji pemerintah, baik reguler maupun khusus, tapi termasuk juga jemaah yang akan menggunakan visa haji mujamalah, atau furada dan pembatalan keberangkatan Jemaah ini berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia (WNI).

“Rencana awal, keberangkatan kloter pertama pada 26 Juni, dan akses layanan dari Saudi hingga saat ini belum ada kejelasan kapan mulai di buka. Artinya, untuk persiapan terkait visa, penerbangan, dan layanan di Saudi tinggal beberapa hari lagi. Belum ditambah keharusan karantina 14 hari sebelum keberangkatan dan saat kedatangan,” ujarnya.

Menurut Liman, semua paspor Jemaah haji, petugas haji daerah, dan pembimbing dari unsur KBIHU pada penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M akan dikembalikan kepada pemilik masing-masing.

“Untuk memudahkan, akses informasi masyarakat, selain Siskohat, Kemenag juga telah menyiapakn posko komunikasi di Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Kemenag juga tengah menyiapkan WA Center yang akan dirilis dalam waktu dekat,” pungkasnya.(Heri)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kapolres Lamsel Hadiri Apel Penegakan Kedisiplinan Protokol Kesehatan Covid-19

Sel Jun 2 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]