views

Ini Harapan Bupati Sujadi Untuk Kegiatan Ibadah di Tengah Covid-19

HEADLINELAMPUNG, PRINGSEWU-Bupati Pringsewu, H.Sujadi selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, memimpin rapat penyelenggaraan kegiatan keagamaan rumah ibadah di masa pandemi corona virus disease (Covid-19), Kamis (4/6/2020).

Tujuan Pemkab Pringsewu mengelar rapat tersebut, guna mewujudkan masyarakat yang produktif dan aman
terutama dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan di rumah ibadah.

Kegiatan Pemkab Pringsewu tersebut, merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Agama RI No.SE 15 Tahun 2020, tentang Panduan penyelenggaraan kegiatan keagamaan di rumah ibadah, dalam rangka mewujudkan masyarakat yang produktif dan aman di masa pandemi Covid-19.

Dalam rapat itu, Bupati Pringsewu Sujadi mengatakan, dalam menangani Covid-19, pemerintah, baik pusat maupun provinsi dan kabupaten, mesti satu komando.

Menurut dia, Pemkab Pringsewu secara maksimal bekerja menangani pandemi tersebut. Adanya New Normal, juga menjadi perhatian bersama.

Bupati Pringsewu juga menyampaikan, pertanyaan yang sering muncul terkait pandemi Covid-19 ini, termasuk oleh kalangan keagamaan, yakni sampai kapan.

Oleh karena itu, menurutnya salah satu kunci adalah aman Covid-19 baik pribadi, secara berjamaah, maupun bagi tempat ibadah.

“Yang sering terjadi di masyarakat, pemerintah sering dituduh menutup dan melarang ibadah. Padahal pemerintah tidak melarang ibadah, tapi membatasi orang yang berkumpul”, ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan Bupati Pringsewu perlunya rumusan seperti apa tempat ibadah yang aman dari Covid-19.

“Karena informasi Covid ini berkembang terus, pengurus tempat ibadah juga harus selalu mengupdate terus sejauh mana perkembangannya”, katanya.

Sementara, Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi yang mendampingi Bupati Sujadi menyatakan, meskipun saat ini Pringsewu masuk zona hijau, tetapi zona ini bisa berubah kapan saja, dan ini harus menjadi perhatian.

Sementara itu, Ketua DPRD Pringsewu Suherman, SE meminta para camat agar dapat mengumpulkan ta’mir masjid.

Ia mengungkapkan pernah menjumpai sebuah masjid di jalan perlintasan yang melaksanakan shalat Jumat dengan jamaah yang begitu banyak.

“Jadi perlu disediakan, tempat khusus bagi orang atau jamaah yang bukan berasal dari lingkungan setempat,” imbuhnya.

Sedangkan, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu, Marwansyah mengatakan, pemerintah telah memetakan zona-zona pandemi Covid-19, sehingga muncul istilah Tatanan Baru atau New Normal.

Menurut dia, dengan tatanan baru tersebut, rumah-rumah ibadahpun direncanakan akan dibuka kembali. Namun demikian, ia menegaskan rumah ibadah harus menjadi contoh terbaik dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian besar rumah ibadah seperti masjid di Kabupaten Pringsewu juga terdampak Covid-19.

Menurut dia, Kementerian Agama hingga saat ini juga masih menunggu regulasi terkait Nikah di masa pandemi Covid-19 ataupun New Normal.

Terkait pelaksanaan ibadah haji, Marwansyah menyatakan, berdasarkan pertimbangan keamanan, pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan pelaksanaan ibadah haji tahun 2020 ini dibatalkan.

“Meskipun Masjid Nabawi telah dibuka, tetapi Masjidil Haram juga belum dibuka,” jelasnya.

Dikatakabln Marwansyah, bagi jamaah haji yang telah melunasi ONH tahun 2020, maka otomatis menjadi jamaah haji 2021.

Ditambahkan dia, jumlah calon jamaah haji asal Kabupaten Pringsewu pada tahun 2020 sebanyak 317 jamaah orang, sementara yang baru melunasi ONH baru 265 orang.

“Untuk jamah lansia tertua adalah 96 tahun dan lansia termuda berusia 65 tahun, serta jamaah termuda berusia 25 tahun,” tukasnya.

Untuk diketahui, rapat penyelenggaraan kegiatan ibadan di rumah yang dipimpin Bupati Sujadi tersebut, selain dihadiri oleh Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, Ketua DPRD Pringsewu Suherman, SE dan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu, Marwansyah juga dihadir Li Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu, Budiman beserta jajaran pemerintah daerah, fokorpimda beserta instansi vertikal lainnya, para camat, Ketua MUI Kabupaten Pringsewu KH.Hambali, Ketua PC NU, PD Muhammadiyah dan LDII, Dewan Masjid Indonesia, serta para tokoh agama. (mega/rls)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Puting Beliung Porak Porandakan Sejumlah Aset PT BNIL Tulang Bawang

Kam Jun 4 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]