views

Pemprov: Langgar Tatanan New Normal, PNS Lampung Disanksi

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah menerapkan tatanan new normal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS di seluruh Indonesia, termasuk Lampung.

Pemprov Lampung melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfostik) Lampung, Achmad Chrisna Putra, mengimbau seluruh ASN atau PNS menyesuaikan sistem kerja berdasarkan surat edaran (SE) Menteri PAN-RB Nomor 58 Tahun 2020.

“Apabila terdapat PNS melanggar aturan tatanan new normal akan dikenakan sanksi, ” ujarnya kepada Headline Lampung, Selasa (9/6/2020).

Dihelaskan, beberapa poin sistem kerja yang harus dilakukan PNS Pemprov Lampung maupun Daerah, dalam penerapan tatanan new normal yakni PNS wajib masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian.

“Namun demikian, untuk beradaptasi dengan kondisi pandemi Covid-19, perlu dilakukan penyesuaian sistem kerja bagi PNS dengan cara menjalankan protokol kesehatan dalam aktivitas keseharian, ” kata Chrisna.

Menurutnya, penyesuaian sistem kerja sebagaimana dimaksud dilaksanakan untuk mewujudkan budaya kerja yang adaptif dan berintegritas, guna meningkatkan kinerja PNS.

“Dapat dilaksanakan melalui fleksibilitas dalam pengaturan lokasi bekerja bagi ASN, yang meliputi pelaksanaan tugas kedinasan di kantor atau work from office, pelaksanaan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal atau work from home, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian, dengan memperhatikan kondisi penyebaran Covid-19 di daerah masing-masing,” terang Chrisna.

Untuk menentukan PNS yang dapat melaksanakan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal (work from home), dengan mempertimbangkan jenis pekerjaan pegawai, hasil penilaian kinerja pegawai, kompetensi pegawai dalam mengoperasikan sistem dan teknologi informasi, laporan disiplin pegawai, kondisi kesehatan/faktor komorbiditas pegawai, tempat tinggal pegawai berada di wilayah dengan penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Selain itu, kondisi kesehatan keluarga pegawai (dalam status orang dalam pemantauan/orang dalam pengawasan/dikonfirmasi positif Covid-19), riwayat perjalanan dalam negeri/luar negeri pegawai dalam 14 hari kalender terakhir, riwayat interaksi pegawai dengan penderita terkonfirmasi positif Covid-19 dalam 14 hari kalender terakhir, efektivitas pelaksanaan tugas dan pelayanan unit organisasi.

“PNS pada Instansi Pemerintah yang tugas dan fungsinya bersifat strategis sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Percepatan Penanganan Covid-19, untuk Penanganan Corona melaksanakan tugas kedinasan di kantor atau work from office, dengan jumlah minimum pejabat/pegawai dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan, menyesuaikan sistem kerja dalam tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19, yang dilakukan tidak mengganggu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

“Untuk menjamin kelancaran penyelenggaraan pelayanan publik PNS melakukan penyederhanaan proses bisnis dan standar operasional prosedur pelayanan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi,” jelasnya.

PNS menyusun rencana kerja dan melaksanakan tugas kedinasan sesuai dengan sasaran kerja dan target kinerja yang diberikan oleh masing-masing pimpinan unit kerja, melaporkan secara berkala hasil pelaksanaan tugas kedinasan kepada masing-masing pimpinan unit kerja; dan melaporkan kondisi kesehatannya selama melaksanakan tugas kedinasan di kantor atau di rumah/tempat tinggal kepada pimpinan unit kerja masing-masing.

PNS yang melaksanakan tugas kedinasan dengan fleksibilitas lokasi bekerja mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Apabila terdapat ASN yang melanggar hal tersebut, maka yang bersangkutan diberikan hukuman disiplin, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun. 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja,” tegas Chrisna. (Ayu)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Gubernur Lampung Dengarkan Aspirasi PTS Terkait Penerapan New Normal di Kampus

Sel Jun 9 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]