views

Ketua HMI Komisariat STKIP UMKO, Ajak Maba Ikut Organisasi

Headlinelampung.com, Lampung Utara –Ketua umum HMI komisariat STKIP Universitas Muhammadiyah Kotabumi mengajak kepada seluruh mahasiswa baru untuk mengikuti seluruh organisasi kemahasiswaan yang ada di Lampumg Utara. Hal itu dalam rangka membentuk kesadaran serta tanggung jawab sebagai mahasiswa. Jumat (8/11)

“Ruang kelas tidak akan membuat mahasiswa menyadari tugas pokok dan tanggung jawabnya, ruang kelas pada dunia perkuliahan hanya akan membantu mahasiswa dalam memahami bidang akademik nya, (Jurusan/bidang yang di ambil) namun tidak untuk menyadari tanggung jawab moralnya dimasyarakat. Mahasiswa memiliki tugas pokok dan tanggung jawab sebagai agent of change, agent of social control, iron stock serta moral force. Kesadaran inilah yang tidak akan dimengerti mahasiswa jika tidak berorganisasi,”kata Ari.

Lanjut, Ari juga menjelaskan, Organisasi akan membentuk kesadaran-kesadaran moral sehingga sangat dimungkinkan mahasiswa akan mengambil peran dalam setiap persoalan-persoalan yang hadir di negeri tercinta ini.

“Menjadi mahasiwa bukan seperti gambaran pada sinetron-sinetron ditelevisi yang suka nongkrong-nongkrong tidak jelas, hura-hura atau masuk pada dunia hedonisme, melainkan banyak tugas berat pada pundak mahasiswa yang harus dijalankan. Mahasiswa merupakan generasi penerus yang akan melanjutkan cita-cita kemerdekaan indonesia (agent of iron stock) tentu sebagai calon penerus mahasiswa harus membekali dirinya dengan wawasan yang luas serta kepribadian yang berintegritas, kita melihat banyak sekali prestasi besar generasi hari ini dengan prestasi besar nya yaitu mengkonsumsi narkoba. Inilah yang kemudian sangat menghawatirkan keadaan indonesia kedepannya,”ungkapnya.

Tak hanya itu, mahasiswa sebagai agent of change harus hadir dan memberikan contoh langsung kepada masyarakat dilingkungannya, dengan kecerdasan intelektualnya, serta kepribadiaan yang baik. Jadilah mahasiswa yang dapat menjadi pelopor dan contoh di masyarakat, sebab mahasiswa adalah output dari duta-duta pendidikan indonesia dimasyarakat.

“Sebagai agent of social control, mahasiswa harus terlibat aktif dalam setiap persoalan-persoalan yang terjadi di lingkungan, daerah, serta negarannya dan hadir sebagai problem solver dalam setiap permasalahan dengan kemampuan analisis dan intelektualnya.
Tugas-tugas inilah yang harus dijalankan mahasiswa dan tidak akan ditemukan diruang kelas kampus, untuk itu dapat dipastikan bahwa mahasiswa yang tidak mau berorganisasi dia akan mementingkan kepentingan pribadi nya dan mereka adalah penghambat kemajuan juga penghianat mahasiswa.
Ingat tugas kalian bukan hanya datang, duduk, pulang lalu ipk tinggi, dan lulus kuliah, tetapi mewujudkan masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT,”tegas Ari.(Ta.Rasul)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Masih Terkait Bimtek, Inspektorat Menunggu Restu Plt Bupati

Jum Nov 8 , 2019
Headlinelampung.com, […]