views

Diduga Jadi Pengedar Narkoba, Warga Rumbih Way Kanan Dibekuk Polisi

HEADLINELAMPUNG, WAY KANAN – Satresnarkoba Polres Way Kanan mengungkap kasus peredaran gelap narkotika bukan tanaman diduga jenis sabu dan ekstasi.

Polisi meringkus satu tersangka di Kampung Rumbih, Pakuan Ratu, Way Kanan, Jumatt (21/8/2020).

Tersangka berinisial DF (23), warga Kampung Rumbih, Pakuan Ratu, Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung, melalui Kasat Narkoba AKP Firmansyah mengungkapkan penangkapan tersangka dilakukan pada Jumat, sekira pukul 02.00 WIB.

Penangkapan tersebut bermula dari informasi masyarakat adanya peredaran gelap narkotika jenis sabu dan ekstasi di Kampung Rumbih.

“Petugas yang menerima informasi melakukan penyelidikan dan mengamankan DF serta barang bukti yang ada kaitannya dengan tindak pidana narkotika diduga jenis sabu, yang disimpannya di selipan kursi ruang tamu rumahnya,” ujar Kasat Narkoba melalui pers rilisnya yang terima Haedlinelampung, Sabtu (22/08/2020).

Selanjutnya tersangka dan barang bukti berupa satu ungkus plastik klip bening ukuran sedang, di dalamnya terdapat dua bungkus plastik klip bening ukuran kecil berisikan kristal putih, diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,29 gram.

Lalu, satu bungkus plastik klip bening ukuran sedang berisi lima tablet ekstasi warna kuning berlogo B, diduga narkotika jenis ekstasi dengan berat brutto 2,13 gram.

“Tak hanya itu, didalam satu bungkus plastik klip Ukuran kecil juga terdapat 1 (satu) bungkus plastik klip Bening ukuran kecil berisikan Serbuk berwarna kuning Diduga narkotika jenis Ekstasi dengan berat Bruto 0,23 gram,” jelas Kasat.

Kasat menambahkan, Dalam penindakan itu petugas Juga menyita 1 (satu) lembar Plastik klip bening ukuran Sedang bekas pakai, 14 (empat belas) lembar plastik Klip ukuran kecil, 1 (satu) Potongan pipet plastik yang Berbentuk sekop, 1 (satu) Buah kotak kaleng permen, 1 (satu) potongan lakban Berwarna hitam dan 1 (satu) Unit sepeda motor Kawasaki KLX warna hitam tanpa Nomor lansung dibawa ke Polres Way Kanan untuk Dilakukan pemeriksaan lebih Lanjut.

“Atas perbuatannya Tersangka dapat dikenai Dengan pasal 114 ayat (1) Atau pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman Pidana paling singkat empat Tahun paling lama 20 tahun,” tegas AKP Firmansyah. (Rilis/ Apriyadi)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Warga Tiga Desa di Raman Utara Terima Sertifikat Tanah

Sab Agu 22 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]