views

Wabup Pringsewu Terima Kunjungan Wabup Muaro Jambi

HEADLINELAMPUNG, PRINGSEWU-Wakil bupati (Wabup) Pringsewu, Fauzi menerima kunjungan Wabup Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, Jumat (28/8/2020).

Turut mendampingi Wabup Pringsewu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik sekaligus Plt Kadis Kesehatan Relawan, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Malian Ayub, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pringsewu Edi SP, Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Sugiyanto dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Moudy Ary Nazolla serta Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pringsewu, Nofli.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan prosesi saling tukar-menukar cinderamata antara Wabup Pringsewu dengan Wabup Muaro Jambi.

Dalam perbincangan yang penuh keakraban tersebut, Wabup Pringsewu menyampaikan sekilas profil Kabupaten Pringsewu, dimana Pringsewu merupakan kabupaten pemekaran dari induknya yakni Tanggamus.

Saat ini Pringsewu berpenduduk sekitar 450.000 jiwa yang mendiami wilayah hanya seluas 625 km2, terdiri dari 9 kecamatan dan 131 pekon dan kelurahan.

Dari keseluruhan penduduk Pringsewu, mayoritas adalah suku Jawa, sehingga penamaan tempat, baik desa maupun kecamatan dan bahkan nama kabupaten menggunakan bahasa Jawa.

Pertumbuhan ekonomi Pringsewu sedang-sedang saja, dimana sebagian besar penduduk bermata pencaharian di bidang perdagangan dan jasa serta pertanian. Untuk jumlah UMKM di Pringsewu cukup besar yakni mencapai 4000 UMKM, sedangkan luas areal pertanian berupa sawah sekitar 13.000 hektar.

Terkait Covid-19, di Pringsewu secara komulatif terdapat 5 pasien positif Covid-19. Namun, 4 orang sudah dinyatakan sembuh, dan masih ada 1 pasien yang saat ini sedang dirawat.

Sementara itu, Wabup Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno juga menyampaikan sekilas Kabupaten Muaro Jambi.

Disampaikan Bambang Bayu Suseno, bahwa Muaro Jambi yang dipimpinnya merupakan wilayah kabupaten yang mengelilingi Kota Jambi, dengan luas wilayah 3.500 km2 dengan jumlah penduduk sekitar 400.000-an jiwa, dimana 65% adalah juga suku Jawa, tersebar di 11 kecamatan.

Dari luas wilayah tersebut, sebagian besar terdiri dari perkebunan kelapa sawit. Sedangkan APBD Kabupaten Muaro Jambi saat ini mencapai Rp1,4 triliun.

Kemudian terkait data Covid-19 di daerahnya, diungkapkan juga oleh Wabup Muaro Jambi yakni terdapat 23 pasien positif Covid-19, yang kebanyakan adalah kluster Gowa. Dari 23 pasien tersebut, hanya 3 orang yang dirawat di Muaro Jambi, sedangkan selebihnya dirawat di Kota Jambi, terutama warga yang tinggal di wilayah perbatasan atau berdekatan dengan wilayah Kota Jambi.

Ditambahkan Wabup Muaro Jambi, bahwa infrastruktur masih menjadi problem terbesar di Muaro Jambi, bahkan ada warga yang membutuhkan waktu hingga 3 jam hanya untuk sampai ke kantor kecamatan. (mega/rls)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Aniaya Wartawan, Ketua Panitia Pertandingan Sepak Bola Bupati Cup Lampung Utara Dipolisikan

Jum Agu 28 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]