views

Maling Sapi di Kebun Sawit, Warga Tubaba Ditangkap Polisi

HEADLINELAMPUNG, TULANG BAWANG-Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Penawartama bersama Tekab 308 Polres Tulang Bawang (Tuba), menangkap pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) hewan ternak.

Kapolres Tuba, AKBP Andy Siswantoro SIK melalui Kapolsek Penawartama Iptu Timur Irawan mengatakan, pelaku curat hewan ternak tersebut ditangkap di Tiyuh Panca Marga, Kecamatan Batu Putih Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Sabtu (29/08/2020).

“Pelaku yang berhasil ditangkap berinisial KA als WR (23), warga Kampung Sidodadi, Kecamatan Penawartama Kabupaten Tubaba,” ujar Iptu Timur Irawan, Minggu (30/08/2020).

Dijelaskan Kapolsek, pelaku KA als WR telah melakukan curat hewan ternak satu ekor sapi bersama dengan tiga orang rekannya yang saat ini masih buron di areal perkebunan sawit plasma PT Sumber Indah Perkasa (SIP), Kampung Sidoharjo, Kecamatan Penawartama, Rabu (20/05/2020) lalu.

“Sapi yang dicuri oleh para pelaku, merupakan milik korban Yono (35), warga Kampung Sidoharjo. Akibatnya, korban mengalami kerugian yang ditaksir sekira Rp11 juta,” ujar Iptu Timur Irawan.

Dikatakan Kapolsek, Rabu (20/05/2020) lalu, korban membawa 7 ekor sapi miliknya untuk diberi makan ke areal perkebunan sawit plasma PT SIP. Kemudian, korban mengikat 7 ekor sapi miliknya ke pohon sawit, dan pulang ke rumah untuk membantu membuat kandang sapi.

Namun, lanjut Ia, saat korban meninggalkan sapi miliknya para pelaku mengambil satu eko sapi yang masih terikat di pohon sawit, lalu membawa kabur.

“Korban baru tahu, kalau salah satu sapinya telah hilang saat kembali ke areal perkebunan sawit,” ujar Kapolsek.

Ditambahkan Iptu Timur Irawan, selain berhasil menangkap pelaku berinisial KA als WR, petugas juga berhasil menyita barang bukti (BB) berupa satu ekor sapi bali betina warna merah berumur 3 tahun dalam keadaan hamil.

“Pelaku saat ini, masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolsek Penawartama, dan akan dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan, serta diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun,” pungkasnya. (nando/*)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Anna: NU Berikan Kontribusi Besar Kemerdekaan Indonesia

Ming Agu 30 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]