views

Pelarian Tompel Berhenti, Setelah Dibekuk Reskrim Polsek Pagelaran

HEADLINELAMPUNG, PRINGSEWU-Akhirnya pelarian Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak tahun 2017 lalu, AB alias Tompel (31), warga Pekon Rantau Tijang, Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, terhenti setelah dibekuk jajaran Unit Reskrim Polsek Pagelaran, Sabtu (29/8/2020).

AB als Tompel dibekuk, atas dugaan melakukan Tindak Pidana pencurian dengan pemberatan (curat), Minggu (15/10/2017) di Pekon Lugusari Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu berupa 1 unit TV 32 inch, uang tunai 308 ribu, 66 bungkus rokok dan 1 unit Reciver merk Matrix milik korban Zainudin Umarsyah.

Kapolsek Pagelaran, AKP Safri Lubis SH mewakili Kapolres Pringsewu, AKBP Hamid Andri Soemantri SIK mengatakan, pelaku AB als Tompel dibekuk petugas pada saat sedang pulang dan berada di gubuk di Pekon Rantau Tijang Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, Sabtu (29/8/2020).

‚ÄúTompel kami tangkap, atas dugaan melakukan pencurian, Minggu (15/10/2017) lalu, di Pekon Lugusari, Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu berupa 1 unit TV 32 inch merk Sharp, uang tunai 308 ribu, 66 bungkus rokok dan 1 unit Reciver merk Matrix milik korban Zainudin Umarsyah,” ujarnya, Minggu (30/8/2020).

Dikatakan AKP Safri Lubis, akibat pencurian tersebut korban menderita kerugian sebesar Rp4,1 juta.

“Pada saat melakukan pencurian, pelaku AB als Tompel ini tidak sendirian tetapi bersama dengan pelaku TN als Ilin. Untuk pelaku TN als Ilin, sudah kami tangkap dan perkaranya sudah kami sidik. Sekarang, pelaku sedang menjalani vonis di LP Kotaagung,” ujarnya.

Dijelaskanya, modus kedua pelaku saat melakukan pencurian, masuk kedalam rumah korban dengan terlebih dahulu mendongkel jendela, dan mengambil barang milik korban untuk dibawa pulang.

‘Namun, pelaku TN berhasil kami tangkap sebelum menjual barang hasil curian tersebut. Sedangkan, AB alias Tompel berhasil melarikan diri,” imbuhnya.

Ditambahkanya, menurut pengakuan pelaku setelah melakukan pencurian melarikan diri dan bersembunyi sambil bekerja buruh bangunan di Jakarta.

“Untuk proses hukum, pelaku AB Als Tompel kami jerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” pungkasnya. (mega)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Parosil Tinjau Pelaksanaan KBM Tatap Muka di MTSN I Liwa Lampung Barat

Sen Agu 31 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]