views

OSK 2020, Polres Tubaba Amankan Enam Tersangka dan 10 Senpira

HEADLINELAMPUNG, TUBABA – Satuan Reserse polres Tulangbawang Barat (Tubaba) menggelar ungkap kasus hasil Operasi Sikat Krakatau 2020.

Sebanyak enam orang tersangka target Dua To dan Dua Non To Operasi Sikat Krakatau 2020 berhasil diamankan.

Selain itu, polres Tubaba juga menerima 10 pucuk senjata api ilegal hasil dari penyerahan masyarakat.

Kegiatan berlangsung di halaman Mapolres Tubaba tersebut, dipimpin langsung Kapolres Tulangbawang Barat AKBP Hadi Saepul Rahman S,IK melalui Waka polres Kompol Tri Hendro Prasetyo SH mengatakan, kegiatan operasi sikat Krakatau yang dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus sampai tanggal 31 Agustus Satreskrim Polres Tubaba berhasil mengamankan 6 tersangka Curas, Curat dan 10 senjata api rakitan.

“Perlu diapresiasi kerja keras dan kegigihan pengungkapan kasus yang dilakukan satreskrim khususnya tim Tekab 308 dalam dua Minggu pelaksanaan operasi sikat yang telah mengamankan 6 pelaku tersangka Curas dan Curat,” ungkap Waka Polres, Rabu (2/9/2020).

Dikatakan Waka Polres, dua target operasi sikat telah diamankan di Gunung Terang kasus Curas dan Gunung Batin Lampung Tengah kasus Curat, sementara dua non Target Operasi kita amankan di Jakarta Utara yang merupakan DPO Curas Pagar Dewa dan Abung Semuli Lampung Utara yang melakukan bobol rumah di Tumijajar semua tersangka merupakan kasus Curas dan Curat.

“Keenam tersangka tersebut merupakan empat pelaku Curas dan satu pelaku Curat dengan para tersangka tersebut ialah, Putra, Rohimi, Pani Pratama, Roni, Andika dan Rosdi, selain pelaku tim berhasil mengamankan barang bukti antara lain satu sepeda motor merk Honda Vario, Tiga handphone,” jelas Kompol Tri Hendro.

Masih kata Kompol Tri Hendro, para tersangka tersebut kita jerat dengan pasal 365 KUHP Pencurian dengan kekerasan dengan ancaman Sembilan sampai Dua Belas tahun penjara dan pasal 363 KUHP Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman Tujuh tahun penjara.

“Selain pengungkapan kasus polres juga mengapresiasi kepada khususnya masyarakat Tubaba yang telah sadar hukum untuk menyerahkan senjata api ilegal dalam Ops Sikat melalui tokoh-tokoh seperti Anggota DPRD maupun Kepalo Tiyuh setempat,” tukasnya. (*/dra)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Juru Bicara GTPP Covid-19 Pringsewu Ungkap Jumlah Pasien Positif

Rab Sep 2 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]