views

Polres Lampung Selatan Periksa Kades, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Bupati

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG SELATAN – Polres Lampung Selatan (Lamsel) terus memproses perkara dugaan pencemaran nama baik Bupati setempat, Nanang Ermanto.

Belum genap sebulan sejak pertama kali sejumlah saksi diperiksa pada 18 Agustus 2020, pihak Terlapor yang meripakan Kepala Desa (Kades) Margodadi, Kecamatan Jatiagung, Sutrimo, diperiksa di Mapolres Lamsel, Senin (7/9/2020).

Mengenakan seragam pakaian dinas harian (PDH) warna cokelat, Sutrimo didampingi Kuasa Hukum, Amri Sohar SH diperiksa Penyidik di Ruang Unit Tipikor Polres Lamsel, sekitar pukul 11.00 WIB.

Kasatreskrim Polres Lamsel, AKP Try Maradona S.IK kepada wartawan mengungkapkan, sejumlah saksi sudah diperiksa Penyidik.

Seperti saksi ajuan pelapor yakni teman sekolah Nanang Ermanto, Kepala SMA Tunas Harapan Bandar Lampung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung dan pihak pelapor, Nanang Ermanto.

“Ini pemanggilan masih tahap penyelidikan, klarifikasi. Jadi Kami belum bisa menentukan apakah perkara akan lanjut ke tahap penyidikan atau bagaimana,” kata AKP Try.

Namun, saat disinggung apakah Polres Lamsel akan memeriksa eks dan komisioner KPU Lamsel, yang ijazah tersebut sempat dijadikan syarat untuk pencalonan pemilihan legislatif 2014 dan pilkada 2015, alumnus Akpol 2008 itu menyatakan belum ada rengiat (rencana kegiatan).

“Belum, sampai saat ini kita belum sampai ke sana (KPU). Kami masih fokus mendalami pemeriksaan saksi-saksi yang telah kita mintai klarifikasi,” jelas mantan Kasatreskrim Polres Metro ini.

Usai memberikan keterangan kepada penyidik, Kades Margodadi Sutrimo didampingi kuasa hukumnya Amri Sohar SH mengatakan, awalnya masalah ini muncul bukan dari Sutrimo.

Namun dari Nanang, saat pelantikan tujuh kades di Kecamatan Jatiagung beberapa waktu lalu.

“Tidak ada ucapan dari klien kami. Pak Sutrimo yang menyebutkan ijazah pak Nanang palsu. Itu ada rangkaian peristiwa, yang dimulai dari pak Nanang sendiri saat acara pelantikan kades. Kemudian ditindaklanjuti elemen masyarakat yang hadir di acara itu dan berujung ekspos pemberitaan di sejumlah media daring,” jelas Amri Sohar. (ricky)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

442 Warga Tegineneng Menerima KKS Bansos Non Tunai

Sen Sep 7 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]