views

Kasus Dugan Pencemaran Nama Baik Bupati Lampung Selatan Terus Diusut Polisi

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG SELATAN – Polres Lampung Selatan (Lamsel) terus mengusut kasus dugaan pencemaran nama baik Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto.

Sejumlah saksi telah diperiksa. Termasuk Terlapor, yakni Kepala Desa Margodadi Kecamatan Jatiagung. Sutrimo.

Hasil pemeriksaan sejumlah saksi tersebut akan didalami tim penyidik, yang dalam waktu dekat akan dilakukan gelar perkara..

“Perkara ini masih tahap penyelidikan. Pemeriksaan saksi-saksi masih bersifat klarifikasi. Nanti akan kami dalami, kemudian akan kita lanjut gelar perkara, apakah laporan ini dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan atau tidak,” ujar Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Try Maradona, Selasa (8/9/2020).

Sebelumnya diketahui, sejumlah saksi telah dipanggil dan dimintai keterangannya.

Pada 18 Agustus 2020, empat saksi, satu saksi pelapor dan tiga rekan sekolah Nanang saat menempuh pendidikan di SMA Tunas Harapan, Bandar Lampung.

Keempat saksi itu yakni, Dosen Hukum Unila DR. Hamzah, SH, MH, mantan adik kelas Nanang yaitu Mujiono dan Yanto, serta saksi pelapor Aqrobin Muthalib.

Kemudian berturut-turut memanggil Kepala SMA Tunas Harapan, pihak Dinas Pendidikan Provinsi Lampung dan Nanang Ermanto.

Kronologis

Untuk diketahui, pelaporan terhadap oknum Kades Margodadi, Sutrimo tersebut buntut dari pernyataannya kepada media online, jika dia memiliki sejumlah bukti kuat mengenai dugaan ijazah palsu milik Nanang Ermanto.

Beberapa bukti yang didapatnya setelah melakukan penyelidikan dan mendapatkan temuan yang dijadikan dasar dugaan atas ijazah palsu SMA Tunas Harapan milik Nanang Ermanto

Alhasil, melalui kuasa hukumnya, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, melaporkan Kepala Desa Margodadi, atas tuduhan dugaan pencemaran nama baik.

Pengaduan disampaikan tujuh kuasa hukumnya yang tergabung dalam LBH Saibumi Selatan (Sabusel), ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Lampung Selatan.

“Dengan ini melaporkan Sutrimo, karena memberikan keterangan kepada media online bahwa klien kami memalsukan ijazah,” kata Sekretaris LBH Sabusel, Eko Umaidi, Kamis, 30 Juli 2020.

Berdasarkan keterangan klien LBH Sabusel, yang disampaikan Kades Margodadi, Sutrimo merupakan keterangan yang tidak benar.

“Pelaporannya sudah dilakukan Rabu kemarin di Mapolres Lampung Selatan,” katanya saat itu.

Dijelaskan, kliennya yang merupakan orang nomor satu di Lampung Selatan itu siap membuktikan ijazah yang dimiliki adalah asli.

“Klien kami siap membuktikan bahwa ijazah yang dimilikinya asli,” tegas Eko.

Menurut dia, kabar atau isu mengenai ijazah palsu kerap muncul di masa menjelang Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) di Lampung Selatan seperti sekarang ini.

“Hal ini sangat merugikan klien kami,” imbuh Ketua Divisi Investigasi LBH Sabusel, Merik Havit.

Selaku kuasa hukum, pihaknya melaporkan oknum kades tersebut ke Mapolres Lampung Selatan, agar apa yang disampaikan terlapor ke beberapa media online itu dapat dipertanggungjawabkan.

“Klien kami siap membuktikan dan menghadirkan saksi, jika ijazah yang dimilikinya asli,” ujarnya.

Tidak sampai disitu, dugaan ijazah sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto rupanya merembet ke syarat pencalonan dan syarat calon untuk pemilihan legislatif 2014 dan Pilkada serentak 2015.

Eks Komisioner KPU Lampung Selatan periode 2014-2019, Titik Sutriningsih, memilih bungkam saat dimintai komentar terkait mencuatnya dugaan ijazah SLTA itu.

Dalam helatan Pilkada serentak Lampung Selatan 2015, komisioner KPU Provinsi Lampung hasil PAW tersebut masih menjabat komisioner KPU Lampung Selatan dan pelaksana verifikator verifikasi faktual untuk Ijazah calon wakil Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto.

Bahkan, belakangan nomor ponsel dan WhatsApp wartawan Headlinelampung diblokir wanita berhijab ini.

Sementara eks Komisioner KPU Lampung Selatan periode 2014-2019 Dra Erlina M.Pd selaku verifikator pelaksana verifikasi faktual saat pileg 2014 silam, membenarkan legalisir ijazah STTB sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) milik Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto dilegalisir oleh bukan lembaga pendidikan penerbit ijazah, yakni oleh SMA Tunas Harapan.

Sedangkan ijazah tersebut dikeluarkan oleh SMAN 5 Tanjung Karang (Sekarang SMAN 9 Bandar Lampung) sebagai syarat untuk menjadi calon legislatif pemilu 2014.

“Sebetulnya tidak ada kewajiban untuk melakukan verifikasi faktual (Verfak) dalam pencalegan kala itu. Hanya saja ada laporan masyarakat yang menyebutkan pak Nanang Ermanto tidak pernah sekolah SLTA. Maka itu, saya selaku komisioner ditunjuk pimpinan untuk melakukan verfak terhadap kegiatan sekolah pak Nanang, dan hasilnya tidak ada masalah. Perlu diketahui, pak Nanang saat itu bukan sebagai siapa-siapa,” kata Erlina, saat ditemui di sela-sela Sosialisasi Produk Hukum Pilkada Serentak oleh Bawaslu setempat, di D’Sas Cafe and Resto, Rabu 2 September 2020.

Kendati begitu, saat disinggung mengenai apakah secara administrasi saat itu diperbolehkan legalisir dilakukan oleh pihak SMA Tunas Harapan, Erlina berkilah bahwa tindak lanjut KPU Lamsel adalah sesuai dengan aduan masyarakat mengenai proses sekolah atau menempuh pendidikan oleh Nanang Ermanto.

“Masalah syarat administrasi, itu merupakan keputusan pleno KPU Lamsel. Sedangkan verfak yang kami lakukan sesuai dengan aduan masyarakat bahwa pak Nanang tidak pernah menempuh pendidikan tingkat lanjutan atas. Saat kami verfak ke sekolah tersebut, ternyata pak Nanang benar-benar sekolah dan menempuh pendidikan di sekolah itu,” urainya, seraya menyarankan agar masalah ini di-folow up ke persyaratan untuk maju pilkada 2015 silam.

Sementara Ketua KPU Lampung Selatan, Ansurasta Razak saat dikonfirmasi menolak mengomentari masalah pencalegan dan pilkada silam.

Namun begitu, dia menegaskan bahwa untuk pilkada 2020 pun pihak KPUD tidak akan melakukan verfak jika tanpa aduan masyarakat.

“Ya tergantung nanti bagaimana proses perjalanannya. Jika nanti ada aduan masyarakat tentu kami tindaklanjuti. Tanpa itu, kami akan proses sebagai mana aturan hukum yang berlaku,” terangnya. (ricky)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

KONI Tanggamus Gelar Rakor Bersama Pengurus Cabor

Sel Sep 8 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]