views

Persiapan Diklatsar, 58 CPNS Lampung Barat Rapid Test

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG BARAT – Sebanyak 58 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), formasi umum tahun 2018 mengikuti uji bebas Covid-19 atau rapid test yang dipusatkan di Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Rapid test yang diikuti 58 CPNS tersebut sebagai salah satu syarat untuk bisa mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) yang dijadwalkan 16 September hingga 21 November mendatang.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Lambar, Budi Kurniawan, mendampingi Kepala BKPSDM Ahmad Hikami mengungkapkan, 58 CPNS tersebut merupakan peserta Diklatsar angkatan 5-6 yang juga akan dipusatkan di Hotel Sahid Bandar Lampung.

”Mereka harus melakukan rapid test yang dijadwalkan hingga hari Jum’at, rapid test tersebut untuk bisa mendapatkan surat keterangan bebas Covid-19 sebagai salah satu syarat untuk bisa mengikuti Diklatsar. Hal ini juga dilakukan oleh 80 CPNS Lambar angkatan 1-2 sebelumnya,” ungkap Budi, Rabu (9/9/2020).

Budi melanjutkan, berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan, hasil rapid test terhadap sebagian besar CPNS menunjukkan non reaktif, sehingga mereka bisa mendapatkan surat keterangan bebas Covid-19 dari Dinkes setempat.

”Tetapi belum seluruhnya selesai melakukan rapid test, namun semoga hasil seluruhnya nanti non reaktif, sehingga mereka tidak terkendala atau terhambat untuk bisa mengikuti Diklatsar, karrna jika ada peserta yang reaktif bahkan positif setelah di swab maka akan dilakukan penundaan trrhadap peserta tersebut” jelas Budi.

Total CPNS Lambar yang akan mengikuti Diklatsar yakni
138 peserta dan akan mengikuti Diklatsar selama 51 hari kerja, dengan 191 jam pelajaran terhitung mulai 25 Agustus hingga 30 Oktober 2020.

”Untuk CPNS Lambar angkatan pertama dan kedua masing-masing 40 orang mulai mengikuti Diklatsar, sementara sisanya untuk bergabung di angkatan 5-6 berjumlah 40 orang dan 18 orang akan mengikuti Diklatsar pada 16 Desember hingga 21 November 2020 mendatang,” ujarnya.

Tujuan dilaksanakannya Diklatsar tersebut kata dia yakni sebagai salah satu syarat untuk perubahan status dari CPNS menjadi PNS, karena itu ia menekankan kepada seluruh peserta untuk benar-benar serius mengikuti Diklatsar tersebut sehingga nantinya mendapatkan hasil sesuai harapan.

”Ini menjadi syarat penting untuk perubahan status menjadi PNS, jika peserta serius Insya Allah hasilnya sesuai harapan. Karena itu saya menekankan kepada peserta untuk mengikuti Diklatsar tersebut secara serius,” tambahnya.

Dan mengingat pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) belum ada tanda-tanda akan berakhir, maka pihaknya juga mengimbau kepada peserta untuk benar-benar waspada, dengan menerapkan protokol kesehatan sebagaimana dianjurkan pemerintah.

”Untuk peserta harus membawa perlengkapan pencegahan Covid-19 sendiri, mulai dari membawa masker, Hand Sanitizer, Face Shield dan sarung tangan. Semoga dengan upaya tersebut, peserta bisa terhindar dari penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (Hendri)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pilkada Way Kanan 2020: Adipati - Ali dan Juprius - Rina Tes Psikologi

Rab Sep 9 , 2020
HEADLINE […]