views

Stok Menipis, Dinas TPH Lampung Barat Minta Tambahan Alokasi Pupuk ke Provinsi

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG BARAT – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH), Kabupaten Lampung Barat (Lambar), melaksanakan rapat pembahasan permohonan penambahan alokasi pupuk bersubsidi ke Provinsi, Rabu (9/9/2029).

Permohonan penambahan pupuk bersubsidi ini akan dilakukan dengan tujuan menghindari kekosongan di kabupaten tersebut pada periode Oktober hingga Desember mendatang.

Kasi Pupuk dan Alat Mesin Pertanian (Alsintan), Falent Herindo, mendampingi Kepala Dinas TPH, Yedi Ruhyadi mengatakan, pihaknya hari ini tengah menggelar rapat terkait jumlah penambahan alokasi yang akan diajukan ke Pemerintah Provinsi, mengingat stok pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Lambar memang sudah menipis.

“Untuk kebutuhan di bulan Agustus dan September kita sudah menggunakan stok untuk bulan Oktober, jadi otomatis jika kita tidak mengajukan penambahan, di bulan Oktober hingga Desember nanti stok pupuk bersubsidi kita akan kosong,” ujar Falent.

Sedangkan kata Falent, pengajuan penambahan untuk semua jenis pupuk bersubsidi, meskipun kata dia, dari keLima jenis pupuk bersubsidi yakni NPK – Phonska, Urea, SP-36, Za dan Pupuk Organik, pupuk NPK- Phonska merupakan prioritas pengajuan.

“Hal ini mengingat NPK-Phonska merupakan yang paling dibutuhkan di sektor pertanian yang ada di Lampung Barat, dan biasanya di akhir tahun merupakan waktu pemupukan segala jenis tanaman oleh petani,” jelas Falent.

Diketahui, realokasi pupuk bersubsidi di Lampung Barat dan yang sudah tersalurkan ke petani per Agustus 2020 yakni untuk NPK-phonska sebanyak 5.653 ton dan sudah digunakan oleh petani sebanyak 5.482 ton, tersisa 171 ton, pupuk Organik 890 ton, sudah digunakan 475 ton, sisa 415 ton, pupuk SP-36 1.577 ton, sudah digunakan 1.445 ton, sisa 132 ton, pupuk Urea 7.265 ton, sudah digunakan 6.037 ton, sisa 1.227 ton, pupuk ZA 3.306 ton dan sudah digunakan sebanyak 2.346 ton, sisa 960 ton.

“Jika dilihat dari kebutuhan petani setiap bulannya, sudah bisa dipastikan stok yang ada untuk bulan Oktober hingga Desember tidak mencukupi, itu kenapa pentingnya kita melakukan pengajuan penambahan,” pungkas Falent. (Hendri)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bupati Lamtim Serahkan 556 Sertifikat Milik Warga Buana Sakti Batanghari

Rab Sep 9 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]