views

Tak Ada Siswa Lolos FKPTN, Diskes Lambar Kembalikan Anggaran Beasiswa ke Kas Daerah

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG BARAT – Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Lampung barat (Lambar), telah menganggarkan sebesar Rp 150 juta untuk beasiswa kedokteran tahun anggaran 2020.

Namun dana tersebut terpaksa dikembalikan ke kas daerah menyusul tidak adanya lulusan SMA sederajat asal Lampung Barat yang lolos masuk Fakultas Kedokteran Perguruan Tinggi Negeri (FKPTN).

Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Lambar, Cahyani Susilawati, mengatakan, tahun anggaran 2020 ini pihaknya telah menyiapkan kuota untuk lima orang, dengan besaran anggaran yakni Rp150 juta lebih.

“Masing-masing kita siapkan Rp 31 juta lebih per semester, tapi dengan tidak adanya yang lolos masuk FKPTN maka anggarannya kita kembalikan pada APBD perubahan,” ungkapnya.

Dirinya mengatakan, pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) beberapa waktu lalu tidak ada satupun anak-anak Lambar yang berhasil diterima di fakultas kedokteran, sama halnya dengan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tidak ada satupun yang melapor jika berhasil lolos.

“Sampai sekarang nihil, belum ada satupun yang melapor ke kami jika lolos masuk fakultas kedokteran. Kalau melihat potensinya, sepertinya untuk tahun ini sangat tipis, karena SNMPTN dan SBMPTN sudah digelar dan tidak ada satupun yang melapor, begitu juga dengan yang mandiri juga tidak ada, kami sudah mengkonfirmasi peratin-peratin juga tidak ada,” jelasnya.

Program yang digulirkan sejak tahun 2018 tersebut kata dia, hingga saat ini tercatat sebanyak enam orang mahasiswa yang mendapatkan beasiswa. Keenam mahasiswa yang kini sudah menempuh pendidikan pada semester dua dan empat tersebut yakni M. Andriansah (Universitas Lampung), Indah Juliantika (UIN Jakarta), Alvina Damayanti (Universitas Sriwijaya), Dwi Karni (UIN Jakarta), Delva Sevtia (Universitas Bengkulu) dan Angga Febriyanto (Universitas Sriwijaya).

Tentu keberhasilan mereka lolos menjadi mahasiswa kedokteran dan mendapatkan beasiswa dari Pemkab Lambar tersebut harapannya menjadi motivasi kepada anak-anak yang baru lulus dari SMA sederajat di Lambar untuk bisa mengikuti jejak mereka dan peluang masih ada.

”Sebenarnya meski hanya disiapkan kuota lima orang, ketika nantinya yang lolos lebih dari kuota yang disiapkan maka tetap akan diakomodir oleh pemerintah daerah dan akan mendapatkan beasiswa yang sama,” pungkasnya. (Hendri)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ditujah saat Dakwah di Bandar Lampung, Syekh Ali Jaber: Pelaku Orang Sehat, Usut Motifnya

Sen Sep 14 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]