views

Polsek Sekincau Lampung Barat Amankan Penganiaya Anak

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG BARAT – Unit Reskrim Polsek Sekincau, Lampung Barat (Lambar), mengamankan Andi Dana Wijaya (61), warga Pemangku II, Pekon Suka Makmur, Kecamatan Belalau, Lambar, atas kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur atau penganiayaan.

Kasus penganiayaan tersebut terjadi pada Selasa (15/9/2020), dimana Andi Dana Wijaya, dengan alasan yang kurang jelas melempari Anang Ferdiansyah (12) dengan sebilah golok saat melintasi rumah Andi menggunakan sepeda motor, hingga mengenai tangan kanan Anang dan menyebabkan luka robek pada tangan korban dan patah tulang.

Kapolsek Sekincau, Kompol Sukimanto mengatakan, berawal dari laporan Sugeng (45), ayah korban, yang melaporkan anaknya telah dianiaya pelaku menggunakan sebilah golok, dan laporan tersebut dibenarkan oleh saksi-saksi.

“Awalnya korban dan ayah korban pergi keluar rumah menggunakan sepeda motor dengan maksud untuk menumbuk kopi, saat ayah korban sedang menumbuk kopi, korban pergi ke warung yang berjarak Satu kilometer untuk belanja jajanan bersama dua orang temannya, namun naas, saat di depan rumah pelaku, pelaku melempari korban dengan sebilah golok dan menyebabkan luka robek dan patah tulang,” papar Sukimanto, Jumat (18/9/2020).

Selanjutnya kata dia, pada hari Rabu (16/9), sekitar 03.00 Wib, Unit Reskrim Polsek Sekincau mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku saat itu berada di rumahnya di Pekon Sukamakmur, selanjutnya anggota unit Reskrim Polsek Sekincau melakukan penangkapan terhadap terlapor di rumahnya.

“Menurut pengakuan pelaku, dirinya melakukan kekerasan terhadap korban karena merasa kesal, korban dan teman-teman korban ini kata pelaku sering mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan. Sehingga membuat pelaku kesal dan melempar korban yang sedang mengendarai sepeda motor dengan menggunakan sebilah golok,” ungkapnya.

Masih kata Kapolsek, dari lokasi kejadian dan penangkapan, pihaknya mengamankan barang bukti berupa sebilah golok dan satu helai baju kaos.

“Saat ini pelaku masih kita amankan Polsek Sekincau untuk penyelidikan lebih lanjut, tersangka akan kita jerat dengan Pasal 76c jo pasal 80 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI NO. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak atau Pasal 351 ayat (2) KUHPidana,” imbuhnya

Sementara Peratin Pekon Suka Makmur, Saukani membenarkan kejadian yang menimpa warganya tersebut, ia mengatakan dirinya mengetahui kejadian tersebut atas laporan beberapa warga.

“Ketika tau saya langsung ke tempat kejadian, namun ternyata korban sudah dibawa kerumah sakit,” ujar Saukani

Lanjut Saukani, tidak ada riwayat permasalahan antara keluarga korban dengan pelaku, bahkan dirinya sempat menanyakan terhadap keluarga korban perihal tersebut.

“Sudah saya tanyakan dengan keluarga korban, siapa tau ada riwayat permasalahan antara keluarga korban dengan pelaku, namun menurut ayah korban tidak ada, bahkan dirinya merasa tidak mempunyai musuh,” pungkas Saukani .(Hendri)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ketua Adat Tubaba Dukung DPRD Awasi Proyek Rekonstruksi Bencana Rp 12,2 Miliar

Jum Sep 18 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]