views

Pembegal Motor Bidan Desa Ditembak Petugas Gabungan Polres Way Kanan

HEADLINE LAMPUNG, WAY KANAN – Tekab 308 Satreskrim Polres Way Kanan bersama Unit Reskrim Polsek Pakuan Ratu dan Polsek Blambangan Umpu menembak pencuri motor milik bidan desa, di Jalan poros Bhakti Negara, Kecamatan Pakuan Ratu.

Pelaku, RO (34) warga Tulung Buyut, Kecamatan Hulu Sungkai, Kabupaten Lampung Utara dan AG (17) Warga Kampung Karang Sono, Kecamatan Hulu Sungkai, Kabupaten Lampung Utara.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung melalui Kasat Reskrim Iptu Des Herison Syafutra menjelaskan peristiwa terjadi pada Rabu 14 Oktober 2020, sekitar pukul 17.30 WIB, di Jalan Poros Bhakti Negara, Kecamatan Pakuan Ratu.

Saat itu, Vivin yang berprofesi sebagai Bidan Tanjung Rejo dalam perjalanan pulang kerja menggunakan sepeda motor jenis Honda Vario BE 3382 TF, diberhentikan dua pria tidak dikenal.

“Modus pelaku mengikuti korban dari belakang lalu menghadang sepeda motor korban dan menodong menggunakan senjata tajam jenis pisau ke arah perut korban dan sepeda motor diambil lalu melarikan diri,” ujar Iptu Des melalui Pers Rilis yang diterima Headlinelampung, Jum’at (16/10/2020).

Pada Rabu, 14 Oktober 2020, sekitar pukul 19.00 Wib pelaku diamankan warga di Balai Desa Kampung Tanjung Rejo.

Kemudian warga menghubungi anggota Polsek Pakuan Ratu, sehingga Kapolsek beserta anggota Polsek Pakuaratu menuju ke lokasi untuk mengamankan pelaku inisial RO.

“Berdasarkan pengakuan dari pelaku RO, pada Kamis, 15 Oktober 2020, petugas gabungan Tekab 308 Satreskrim Polres Way Kanan, Unit Reskrim Polsek Pakuan Ratu dan Polsek Blambangan Umpu melakukan penyelidikan,” jelas Iptu Des yang baru 12 hari menjabat di Polres Way Kanan itu.

Petugas mengamankan AG (rekan RO) di Kampung Talang Sirih Kecamatan Hulu Sungkai Kabupaten Lampung Utara sekitar pukul 15.00 Wib.

“Namun karena melakukan perlawanan, petugas memberikan tindakan tegas dan terukur pada kaki kanan pelaku AG,” ungkap Iptu Des.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti satu unit sepeda motor jenis Honda Revo Fit milik tersangka, dibawa ke Polres Way Kanan guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Atas perbutannya pelaku dapat diancam dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan dengan hukuman penjara maksimal 9 tahun penjara,” pungkas Iptu Des (*/Migo)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Lantik 14 Pejabat Eselon II, Gubernur Lampung: Murni, Tidak Ada Jual Beli Jabatan

Jum Okt 16 , 2020
HEADLINE […]