views

Satu Oknum ASN, Satresnarkoba Polres Lampung Utara Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Narkoba

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG UTARA – Tiga pelaku penyalahgunaan obat-obatan terlarang diamankan Satres Narkoba Polres Lampung Utara Satu di antaranya oknum ASN di Lingkungan Satpol PP setempat.

Kapolres Lampung Utara, Bambang Yudho Martono, melalui Kasat Narkoba, Iptu Aris Satrio Sujatmiko, menjelaskan, kronologis penangkapan dilakukan jajarannya setelah mendapatkan informasi tentang penyalahgunaan obat-obatan terlarang (Narkoba) jenis sabu.

Penangkapan terhadap ketiga orang pelaku itu dilakukan pada Rabu 21 Oktober 2020.

“Dua orang diamankan sekira pukul 16.00 WIB dan satu orang lainnya sekira pukul 19.00 WIB. Ketiganya ditangkap di dua lokasi berbeda,” ujar Iptu Aris, Kamis (22/10/2020).

Dijelaskan, penangkapan berawal dari adanya informasi yang didapatkan anggotanya, lalu dilakukan penyelidikan dan polisi berhasil mengamankan dua orang pelaku.

“Lalu dilakukan pengembangan oleh anggota Satres Narkoba dan kembali mengamankan seorang bandar sabu. Saat ini ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka,” terang Iptu Aris.

Dari dua tersangka yang diamankan sebelumnya juga diamankan barang bukti berupa kristal putih dengan berat lebih kurang 0,14 gram.

“Benda itu diduga kuat narkotika jenis sabu,” kata Iptu Aris.

Dua orang yang diamankan pertama berinisial DT, 37 tahun (ASN) dan RP, 27 tahun.

Keduanya diamankan di komplek rumah dinas Bupati Lampung Utara, Jalan Alamsyah Ratu Perawira Negara (ARPN), Kelurahan Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan, Lampung Utara.

Dari kedua pelaku diperoleh informasi barang haram tersebut didapatkan mereka dari tersangka JW, umur 38 tahun, warga Desa Pekurun Tengah,  Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara.

Dari tersangka yang satu ini polisi mengamankan barang bukti berupa 10 plastik kecil dengan berat lebih kurang 5,27 gram yang diduga narkotika jenis sabu dan satu bundel plastik klip bening.

“Ketiga pelaku ini akan dikenakan pelanggaran Pasal 114 Ayat 2 dan atau Pasal 112 Ayat 2 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancamannya dua puluh tahun penjara,” ungkap Iptu Aris. (*)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Wabup Pringsewu Apresiasi Kakon Srikaton Bentuk Gudep Pekon

Kam Okt 22 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]