views

Empat Warga Bandar Lampung Meninggal Positif Corona, Satu Tanpa Pemulasaran Protokol Covid-19

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG – Kasus Kematian pasien Konfirmasi atau positif Covid-19 di Lampung bertambah empat orang.

Hingga hari ini total pasien Corona yang meninggal berjumlah 68 orang, Selasa (27/10/2020)

“Empat pasien meninggal tersebut semuanya dari Kota Bandar Lampung,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, Reihana, di Posko Satgas Terpadu Covid-19, Selasa malam.

Dijelaskan, pasien meninggal pertama nomor 1.618, laki-laki, usia 67 tahun.

“Kronologisnya, pada 16 Oktober yang bersangkutan merasakan lemas, nafsu makan berkurang dan batuk lebih kurang pekan,” ujarnya.

Pada 23 Oktober 2020, pasien berobat ke salah satu Puskesmas di Bandar Lampung, tapi tidak dirawat inap.

Satu hari kemudian, pasien berobat ke Puskesmas kembali dan disarankan ke Rumah Sakit pemerintah di Lampung. Hari itu juga dilakukan pemeriksaan rapid test yang hasilnya reaktif.

Lalu dilakukan pengambilan swab pertama. Atas permintaan keluarga, pasien dibawa pulang dengan hasil Konfirmasi atau positif Covid-19.

“Pada 25 Oktober 2020, pukul 03.00 WIB, pasien meninggal dunia di rumah dan pemulasaran jenazah tanpa dilakukan protokol covid-19.” terang Reihana.

Selanjutnya, pasien meninggal kedua nomor 1.666, perempuan, usia 81 tahun, dari Bandar Lampung yang merupakan kasus baru.

Pada 20 Oktober 2020, pasien berobat ke salah satu Rumah Sakit swasta di Bandar Lampung, dengan keluhan demam, lemas, batuk dan ada penyakit penyerta yaitu hiperkolesterol.

Lalu dilakukan pemeriksaan rapid test dengan hasil reaktif dan langsung dilakukan pemeriksaan swab yang hasilnya terkonfirmasi Covid-19.

Dari hasil survei pertama di Balai Veteriner Lampung pada 26 Oktober 2020 pukul 22.00 WIB, kondisi pasien mengalami perburukan.

“Pukul 03.00 WIB pasien dinyatakan meninggal dunia. Pemulasaran jenazah dilakukan secara protokol Covid-19,” tutur Reihana.

Kemudian, pasien meninggal ketiga nomor 1.668, perempuan, usia 68 tahun, dari Bandar Lampung.

Kronologisnya, pada 25 Oktober 2020, pasien dibawa ke Rumah Sakit pemerintah di Provinsi Lampung, dengan keluhan demam, batuk dan sesak nafas selama sepekan.

Pasien lalu dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif, lalu dilakukan pemeriksaan swab dengan hasil Konfirmasi atau positif Covid-19.

“Dari hasil survei pertama di Rumah Sakit Pemerintah Provinsi Lampung pada 26 Oktober 2020, pukul 17.00 WIB, kondisi pasien memburuk dan dinyatakan meninggal,” jelas Reihana.

Pemulasaran jenazah juga dilakukan secara protokol Covid-19.

Terakhir, pasien meninggal nomor 1.674, laki-laki, usia 50 tahun, juga dari Bandar Lampung.

“Kronologisnya, pada 20 Oktober 2020, pasien ini mengurus jenazah adiknya yang meninggal,” ungkap Reihana.

Pada 20 Oktober 2020, pasien berobat ke salah satu Rumah Sakit swasta di Bandar Lampung, dengan keluhan demam, batuk dan sesak nafas.

“Dari pengambilan swab, hasilnya pasien terkonfirmasi Covid-19,” kata Reihana.

Pada 26 Oktober 2020, pukul 11.50 WIB kondisi pasien mengalami perburukan.

“Pukul 13.00 WIB, pasien dinyatakan meninggal. Pemulasaran jenazah dilakukan secara protokol Covid-19,” terabg Reihana.

Dia juga menjelaskan penambahan kasus baru positif sebanyak 40 kasus, sehingga total orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Lampung 1.646 pasien.

Rinciannya, dari Kabupaten Lampung Utara satu orang, kota Metro satu orang, Kabupaten Lampung Barat satu orang, Kabupaten Pesawaran satu orang, kabupaten Pringsewu dua orang, Kabupaten Lampung Selatan satu orang dan 32 orang dari kota Bandar Lampung

“Dari 40 kasus baru, hasil tracing 15 orang dan kasus baru 25 orang. Yang sedang dirawat 26 orang dan isolasi mandiri 14 orang,” ungkap Reihana.

Dia juga menjelaskan pasien yang selesai isolasi atau sembuh sebanyak 24 orang

“Rinciannya, satu pasien dari Kota Metro, satu dari Kabupaten Lampung Timur, satu dari Tanggamus, satu dari Lampung Tengah, satu dari Tulang Bawang dan 19 pasien dari Kota Bandar Lampung,” urai Reihana. (Sandi)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dinas Kesehatan Tubaba Dekralasi Open Deficationd Free

Sel Okt 27 , 2020
HEADLINELAMPUNG […]