views

Gelapkan Uang Pernikahan, Warga Sumsel Ditangkap Polisi Way Kanan Lampung

HEADLINELAMPUNG, WAY KANAN – Unit Reskrim Polsek Blambangan Umpu, Way Kanan, Lampung menangkap pelaku tindak pidana penggelapan di Desa Rantau Durian Asli, Kecamatan Lempuing Jaya, OKI, Sumatera Selatan (Sumsel).

Tersangka, MP alias Sepen alias Pendi (39) warga Desa Rantau Durian Asli, Lempuing Jaya, OKI, Sumsel.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung didampingi Kapolsek Blambangan Umpu Kompol Edy Saputra, menjelaskan, kejadian itu bermula pada Juni 2020.

“Saat itu, Sukamto (34) warga Kampung Gistang, Kecamatan Umpu Semenguk, Way Kanan dikenalkan pelaku dengan seorang perempuan, di Desa Rantau Durian Asli, Kecamatan Lempuing Jaya, OKI, Sumsel,” ujarnya, Jumat (30/10/2020).

Selanjutnya korban menjalin komunikasi dengan wanita bernama Rusma, tersebut.

“Seiring berjalannya waktu, korban bermaksud menjalin ikatan ke jenjang pernikahan,” jelas kapolsek.

Korban lalu memberikan uang kepada Sepen alias Pendi, yang ditransfer melalui di BRI Link di Kampung Gistang ke rekening pelaku sebanyak tiga kali, dengan total Rp 10 juta untuk mengurus surat menyurat dan pernikahannya.

Namun uang tersebut dipakai pelaku, sehingga korban menggunakan uang lainnya untuk mempersiapkan pernikahannya.

“Korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Blambangan Umpu,” kata kapolsek.

Pada Selasa 27 Oktober 2020, sekira pukul 04.00 WIB, Unit Reskrim Polsek Blambangan Umpu mendapat informasi dari masyarkat tentang keberdanaan pelaku di kediamannya, Desa Rantau Durian, Kecamatan Lempuing Jaya, OKI, Sumsel.

“Petugas yang menerima informasi langsung melakukan penyelidikan,” terang kapolsek.

Setibanya di lokas, petugas Polsek Blambangan Umpu beserta Unit Reskrim Polsek Lempuing Jaya menangkap pelaku di kediamannya tanpa perlawanan.

“Selanjutnya pelaku berserta barang bukti buku tabungan dibawa ke Polsek Blambangan Umpu untuk diperiksa lebih lanju,” ujar kapolsek.

Atas perbutannya, pelaku dapat diancam dengan pasal 372 KUHP tentang Penggelapan, dengan hukuman penjara maksimal 4 tahun. (*/Apriyadi)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pjs Sekda Lamteng Ikut Patroli Malam, Minimalisir Penyebaran Covid-19

Jum Okt 30 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]