views

Cawalkot Bandar Lampung Rycko Menoza Prihatin Lihat Kehidupan Warga Pesisir Kota

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG — Calon Wali Kota (Cawalkot) Bandar Lampung nomor urut 1, Rycko Menoza SZP, mengaku sangat prihatin melihat kondisi warga yang tinggal di pinggiran dan pesisir kota.

“Selama ini warga di pinggiran kota kurang tersentuh pembangunan. Akses jalan yang rusak dan warga pesisir pantai hidup dengan dikelilingi sampah di pemukiman mereka,” ujar Rycko, Jumat (30/10/2020).

Menurutnya, harus ada pemerataan pembangunan antara pusat dan pinggiran kota, karena setiap warga memiliki hak yang sama dalam menikmati pembangunan dari uang rakyat tersebut.

“Penduduk di Bandar Lampung harus mendapatkan hak yang sama dalam menikmati pembangunan. Jangan hanya di pusat kota,” kata Rycko, yang berpasangan dengan Johan Sulaiman.

Dia menuturkan, beberapa waktu lalu berkeliling ke pemukiman penduduk di pinggir laut. Kondisinya sangat memprihatinkan.

“Mereka hidup dengan bangunan-bangunan yang di bawahnya tumpukan sampah. Akses jalan mereka hanya jembatan kayu yang sudah lapuk,” ungkap Rycko.

Apabila terpilih, dia berjanji akan memperhatikan masyarakat yang ada di pinggiran kota dan pesisir, agar bisa menikmati pembangunan yang merupakan bagian dari Bandar Lampung.

Rycko juga berjanji apabila diberikan amanah, akan menata wilayah pesisir.

“Mengarahkan program bedah rumah untuk masyarakat pra sejahtera di wilayah tersebut. Tentunya bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Lampung,” jelas Rycko.

Lalu, semua lapisan masyarakat akan dilibatkan untuk membersihkan dan memanfaatkan sampah di pemukiman penduduk, yang selama ini dibiarkan menumpuk.

Akses jembatan antar-rumah penduduk juga akan diperbaiki, agar tidak membahayakan nyawa mereka, karena di bawahnya bersentuhan dengan air laut.

“Kita akan menata wilayah pesisir agar mereka mendapatkan kehidupan yang layak. Penataan ini tentu dilakukan tanpa ada penggusuran atau pemindahan,” tegas Rycko.

Selain itu, dukungan fasilitas kesehatan harus didapatkan dengan baik oleh setiap warga. Bantuan-bantun untuk masyarakat prasejahtera harus tepat sasaran.

Akses jalan warga di pinggiran kota juga akan dibenahi, karena sampai saat ini banyak yang rusak selama bertahun-tahun tanpa ada perbaikan.

“Apabila diberikan amanah nanti, kita akan memprioritaskan pemerataan pembangunan yang langsung dirasakan oleh masyarakat,” kata Rycko. (*)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Hari Kelima Operasi Zebra Krakatau 2020, Polres Lampung Utara Bagikan Masker

Jum Okt 30 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]