Khilaf Usai Dipukuli, Bapak di Way Kanan Tujah Anak Kandung hingga Tewas

18

HEADLINELAMPUNG, WAY KANAN – Tragis. Merasa khilaf karena sang anak memukulinya, seorang bapak di Way Kanan, Lampung, gelap mata dan menikam anak kandungnya berkali-kali menggunakan senjata tajam, hingga darah dagingnya itu tewas.

Sang bapak, Irwansyah (56) warga Dusun Way Sawah Kampung Beringin Jaya, Kecamatan Rebang Tangkas. Sedangkan anaknya bernama Budi (25).

Kejadian itu bermula, saat Budi pulang kerja, Senin (23/11/2020) sekira pukul 22.00 WIB.

Setibanya di rumah, Budi lalu memaksa meminjam ponsel milik adiknya, namun ditolak. Keduanya lalu bertengkar.

“Melihat itu, sang bapak lalu melerai. Namun terjadi cekcok antara Budi dan Irwansyah, sehingga sang Ayah naik pitam. Lalu dia menikam Budi berkali-kali hingga tewas bersimbah darah,” ujar teman dekat korban, Aji, saat dikonfirmasi Headlinelampung via WhatsApp, Selasa (24/11/2020).

BACA JUGA:  Pelaku Curas Serahkan Diri ke Polsek Terusanunyai

Senada diungkapkan Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung didampingi Kapolsek Rebang Tangkas Iptu Kodariah.

Menurut kapolsek, pasca kejadian itu Irawansyah tidak melarikan diri, namun melapor ke kepala Kampung Beringin Jaya dan diamankan Polsek Rebang Tangkas.

Setelah diperiksa Kepala Puskesmas Rebang Tangkas, dokter Novi, korban lalu dikebumikan pihak keluarga pada Senin pagi.

“Kronologisnya, pada Senin, 23 November 2020, sekitar pukul 22.00 WIB, pelaku terbangun dari tidur karena mendengar suara keributan antara korban (anak kedua pelaku) dengan anak ketiga dan keempat elaku,” jelas Iptu Kodariah.

BACA JUGA:  Pilkada Way Kanan 2020: Golkar Serahkan Rekom B.1-KWK ke Adipati - Ali

Kemudian Irwansyah menegur Budi, agar jangan bertengkar. Namun korban tidak terima dan langsung memukul bagian kepala dan dada ayahnya.

Pelaku lalu pergi untuk menghindar. Tetapi korban tetap mendatangi pelaku dan berusaha untuk kembali memukul.

“Khilaf, pelaku lalu mengambil sebilah pisau yang berada didekatnya dan menusuk tubuh korban di bagian dada sebelah kiri hingga terluka berlumur darah,” ungkap kapolsek.

Lalu korban berlari ke luar dari dalam rumah menuju kediaman kepala kampung dan menceritakannya.

“Akibat kejadian tersebut, korban meninggal dunia dengan lima luka tusukan,” kata Iptu Kodariah. (*/Migo)