Polisi Selamatkan Pencuri HP dari Amukan Massa

5

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG TENGAH-Diselagai Lingga seorang pencuri HP nyaris menjadi korban amuk masa. Beruntung petugas segera datang mengamankan pelaku dari kepungan masa.

Belanja diwarung kelontongan Tarok HP di laci motor, disambar lalu dibawa kabur penjahat.

Jangan pernah beri kesempatan untuk kejahatan, untuk itu harus selalu waspada agar tidak menjadi korban tindak kriminalitas.

Seperti yang dialami oleh korban Umi, ia menaruhkan HP-nya dillaci motor yang diparkir dipelataran warung kelontongan dipinggir Jalan Kampung Tanjungratu Selagai Lingga. Selanjutnya, korban masuk kedalam warung untuk mencari kebutuhan.

Tak lama datanglah pelaku SHT Alias Hata (23), warga Kampung Tanjung Kemala, Kecamatan Pubian Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng).

BACA JUGA:  Polsek Terusannunyai Amakan Pelaku dan Penadah Barang Curian

Melihat ada barang berharga ditinggal oleh pemiliknya Hata langsung, memangatkan kesempatan itu untuk menjarah dan membawa lari HP milik korban, Kamis (25/11/2020) di Kampung Tanjungratu Kecamatan Selagai Lingga Lamteng.

Hal itu dijelaskan oleh Kapolsek Selagi lingga Iptu Ludy Nugraha mendampingi Kapolres Lamteng AKBP Popon Ardianto Sunggoro.

“Ketika korban lengah pelaku langsung mengambil HP yang terletak didalam laci depan motor, ” jelasnya.

Sadar bahwa HP digondol orang tak dikenal, korban Umi secara sepontan langsung menjerit minta tolong.

“Tolong ada maling. Tolong ada maling,” ujar Iptu Ludi menirukan saat korban menjerit minta tolong.

BACA JUGA:  Warga Positif Covid-19, Dikasih Bantuan Sembako dari Tim Gustu Kampung Notoharjo

Jeritan minta tolong korban didengar oleh warga, hanya dalam hitungan detik warga berkumpul lalu melakukan pengejaran.

“Sebagian warha mengejar pelaku. Yang lainya menghubungi polisi. Anggota langsung bergerak mengeja pelaku,” katanya.

Setelah terlibat akai saling kejar petugas yang dibantu warga akhirnya pelaku berhasil ditangkap.

“Beruntung petugas segera datang, bisa langsung mengamankan pelaku dari amukan warga yang telah tersulut emosi,” tegasnya

Selanjutnya pelaku dan Barang-bukti diamankan di Mapolsek Selagai Lingga guna pengembangan lebih lanjut.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku SHT Alias Hata dijerat menggunakan Pasal 362 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (Gunawan)