LPA Lamteng Salurkan 17 Paket Bantuan untuk Korban Seksual

0

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG TENGAH-Meski di tengah pandemi Covid-19, namun kejahatan seksual terhadap anak masih saja terjadi.

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) bersama BRSAMPK RUMBAI GANDENG memberikan 17 paket bantuan kepada korban seksual.

LPA Kabupaten Lamteng dipercaya oleh BRSAMPK RUMBAI Pekan Baru Riau untuk menyalurkan bantuan kepada anak korban kejahatan seksual.

Ketua LPA Kabupaten Lamteng, Eko Yuwono mengatakan, Balai Rehabilitasi sosial anak memerlukan perlindungan khusus. Karenanya, BRSAMPK Rumbai Pekan Baru Riau memberikan paket bantuan untuk 17 korban seksual di Kabupaten Lamteng.

Dikatakannya, untuk membagikan paket tersebut BRSAMPK, menggandeng LPA Lamteng sebagai mitra kerja, BRSAMPK Rumbai Pekan Baru, adalah balai dibawah Kementerian Sosial yang membawahi wilayah Lampung, Riau, Sumatera Barat dan Kepri.

BACA JUGA:  Ditemui Mahasiswa UMKO Lampura, Kepala BNNP Lampung Rekomendasikan Pemuda Berkreasi Lawan Narkoba

Kepala BRSAMPK Rumbai, Ahmad Subarkah mengatakan, bantuan ini tidak seberapa hanya sekedar meringankan beban kepada anak-anak korban kejahatan seksual Lamteng.

“Yang pernah mengalami kekerasan seksual dan bantuan tersebut di percayakan kepada LPA Lamteng untuk menyalurkanya,” jelasnya.

Untuk itu katanya, karena memang 17 Anak anak tersebut merupakan anak dampingan LPA Lamteng yang proses hukumnya sudah selesai.

“Bantuan tersebut berupa beras, sarden, biskuit dan makanan bergizi lainnya,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Penanganan Covid-19, Bupati Lampung Barat Beri Bantuan ke Polres

Terkait hal itu LPA Lamteng sangat mengapresiasi langkah BRSAMPK Riau. yang telah memberikan kepercayaan terhadap LPA Lamteng.

“Kami sangat berterima kasih kepada BRSAMPK Rumbai yang memberikan kepercayaan kepada LPA Lamteng, untuk dapet menyalurkan bantuan pada anak-anak korban seksual,” tukasnya.

Karena, saat ini ditengah pandemi Covid-19, LPA Lamteng mengimbau masyarakat agar selalu menetapkan protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Yang lebih penting mari kita jaga putra-putri, agar tidak salah pergaulan yang berujung pada penyesalan, ” pungkasnya. (Gunawan)i