Cawabup Lampung Utara: PKS Sudah Tetapkan Calon, Gerindra Tunggu Petunjuk DPP

2

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG UTARA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) menjadi satu-satunya parpol yang telah menetapkan calon wakil bupati (Cawabup) pendamping Budi Utomo.

Ini membuktikan kesiapan dan keseriusan partai kaderisasi tersebut dalam menyongsong kontestasi pengisian kekosongan jabatan wakil bupati di kabupaten setempat.

Ketua DPD PKS Kabupaten Lampung Utara Agung Utomo membenarkan perihal penetapan tersebut. Menurutnya, berdasarkan hasil rapat internal partai besutan Hidayat Nurwahid itu, DPD PKS telah menetapkan dirinya sebagai satu-satunya calon wakil bupati Lampura yang diusung PKS.

“Hasil rapat internal memutuskan dirinya sebagai calon wakil bupati. Hal tersebut juga telah direstui DPW dan DPP PKS,” ujarnya saat di kediamannya, Kamis (3/12/2020).

Mantan Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRD Lampung Utara 2017-2019 itu mengatakan, sebelumnya partai PKS mengusulkan dua nama dalam internal partai. Dua nama itu yakni, politisi senior PKS Mardani Umar dan dirinya (Agung Utomo-red). Setelah melalui proses panjang penjaringan, rapat internal kemudian memutuskan dirinya sebagai calon wakil bupati untuk mendampingi bupati Budi Utomo dari partai PKS.

“Secara formal surat keputusan belum kita terima. Namun secara internal baik DPD, DPW dan DPP PKS sudah merestui,” terang anggota Komisi 4 DPRD Lampung Utara itu.

BACA JUGA:  Plt Bupati Lampung Utara Hadiri Pengukuhan Pengurus PJI

Dia menjelaskan, cepatnya proses penetapan dirinya dalam proses calon wakil bupati tersebut, sebagai bukti kesiapan dan keseriusan PKS dalam merespon keinginan Bupati Budi Utomo dalam mencari calon pendamping, sebagai upaya mempercepat proses pembangunan di kabupaten Lampung Utara.

“Tentunya ini sebagai langkah awal PKS untuk membangun komunikasi intens kepada tiga parpol pengusung lainnya,” jelas Ketua Fraksi PKS DPRD Lampung Utara tersebut.

Anggota DPRD Lampung Utara dua periode ini juga menerangkan, selama ini baik dirinya dan pengurus DPD PKS telah membangun komunikasi politik bersama dengan tiga parpol pengusung lainnya. Termasuk kepada Bupati Lampung Utara Budi Utomo. Namun komunikasi yang dibangun tersebut masih dalam tahap komunikasi biasa belum sampai ke subtansi persoalan yang sesungguhnya.

“Selama ini kita terus berkomunikasi, namun komunikasi secara intens memang belum dilakukan. Baru sebatas silaturahmi biasa,” ungkapnya.

Kedepan menurutnya, komunikasi politik akan semakin dipertajam dengan rekan parpol pengusung lainnya. Sambil menunggu proses pembentukan pansus, pengesahan Tatib, Panlih di DPRD kabupaten setempat.

BACA JUGA:  Dikunjungi Komunitas Dongeng Jakarta, Griya Baca Harapan Jaya Dapat Bantuan Buku dari Perpusda Tubaba

“Saat ini kita normatif saja. Intinya kita siap berkontestasi,” tukasnya.

Sementara, Ketua DPC Gerindra kabupaten Lampung Utara Farouk Danial saat dihubungi terpisah melalui telepon selulernya terkait calon wakil bupati pendamping Bupati Budi Utomo lebih memilih santai alias kalem.

Menurutnya, sebenarnya Gerindra belum waktunya untuk terburu-buru menggodok atau menetapkan sejumlah nama yang akan diusulkan sebagai calon wakil bupati tersebut.

Alasannya, persoalan tersebut masih begitu prematur, perangkat hukumnya belum tersedia, dan Gerindra lebih memilih menunggu petunjuk arahan DPP.

“Sebenarnya Gerindra belum perlu komen-komen. Kalau DPP belum mau menggodok kan bingung. Intinya kita menunggu petunjuk arahan DPP aja lah,” ujar Ketua KAHMI Lampura ini.

Farouk mengakui, sesungguhnya Gerindra tidak begitu alergi terhadap yang bukan politisi yang akan menjadi calon pendamping Bupati Budi Utomo.

Gerindra tidak menutup peluang kepada kalangan birokrat, pengusaha maupun TNI/Polri. Kalaupun harus dari politisi maka tidak keluar dari empat parpol pengusung tersebut.

“Kita tidak alergi dengan yang bukan politisi, kita juga tidak menutup kemungkinan untuk birokrasi, TNI/ Polri juga pengusaha,” tutupnya. (rasul/dra)