Pemkab Tubaba Sambut Kunjungan Tim Kemendagri Monitoring Pelaksanaan Pilkati

0

HEADLINELAMPUNG, TUBABA-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba), menyambut kunjungan tim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memonitoring pelaksanaan Pemilihan Kepalo Tiyuh (Pilkati) serentak, khususnya dalam penerapan protokol Adab Kebiasaan Baru (AKB) di masa pandemi Covid-19.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Tubaba, Agus Subagio, mengatakan, monitoring Kemendagri melalui Ditjen Bina Pemdes Kemendagri yang diketuai Muhadi. Yakni, untuk melihat langsung bagaimana pelaksanaan Pilkati serentak di Tubaba dan bagaimana penerapan prokes AKB di masa pandemi Covid-19.

“Mereka memonitoring pelaksanaan pilkati, dan penerapan peraturan menteri terbaru terkait penerapan prokes AKB dalam pelaksanaan pikati serentak di Tubaba,” ujarnya, Jumat (4/12/2020).

Agus Subagio menjelaskan, berdasarkan pertemuan hari ini yang dilaksanakan di ruang rapat bupati, dihadiri Ketua DPRD Ponco Nugroho, Kapolres Tubaba AKBP Hadi Saepul Rahman, Dandim 0412 Letkol Inf Harry Prabowo, para camat, dan kepala Satker tersebut, Ditjen Bina Pemdes Kemendagri sangat mengapresiasi yang telah dilakukan Pemkab Tubaba pada penerapan prokes AKB dalam Pilkati serentak.

“Setelah mereka mendengar pemamaran yang telah dan akan kita laksanakan terkait prokes pada pilkati ini, mereka mengapresiasi yang sudah kita lakukan, dan mereka juga mengharapkan ke depan Pemkab dapat memperbaiki dan menyesuaikan kembali penerapan prokes tersebut dengan aturan-aturan yang telah dikeluarkan Kemendagri terkait penanganan Covid-19,” ulasnya.

BACA JUGA:  Bupati Pesibar Hadiri Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa Ke-60 di Lambar

Dalam pertemuan itu, lanjut dia, Pemkab Tubaba telah melaporkan kesiapan, dan tahapan yang telah dilaksanakan dalam Pilkati. Seperti, upaya penerapan prokes saat pemilihan yang mewajibkan panitia dan para calon dirapid test terlebih dahulu, menyiapkan alat pelindung diri di masing-masing TPS, pembatasan jumlah pemilih saat berada di tempat pemungutan suara yang telah diatur melalui surat undangan, saat kampanye calon dibatasi maksimal diikuti oleh 50 orang, penambahan jumlah TPS di masing-masing tiyuh, dan kesiapan pengamanan dari TNI dan Polri.

“ Untuk memastikan penerapan Prokes ini dijalankan, mereka pun akan melihat langsung simulasi yang akan kita laksanakan pada Senin (7/12/2020) di Mapolres Tubaba, bahkan saat pemungutan suara pada 16 Desember mendatang. Sebab, yang melaksanakan Pilkades/Pilkati di Lampung tahun ini hanya di dua kabupaten yakni Tubaba dan Tanggamus,” jelasnya.

Untuk diketahui, Kabupaten Tubaba telah melaksanakan tahapan pemilihan kepalo tiyuh serentak gelombang I sejak tahun 2015, gelombang ke II Tahun 2018, dan gelombang ke III akan dilaksanakan pada 16 Desember tahun 2020 ini di 5 tiyuh yang tersebar di 3 kecamatan yakni di Kecamatan Tulangbawang Tengah sebanyak 3 tiyuh (Tiyuh Panaragan, Tiyuh Penumangan Baru, Tiyuh Mulya Kencana), di Kecamatan Tulangbawang Udik satu tiyuh di Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, dan di Kecamatan Gunung Agung satu tiyuh di Tiyuh Bangun Jaya.

BACA JUGA:  Bertambah Lima, Jumlah Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Metro Menjadi 242 Orang

Tahapan Pilkati yang akan dilaksanakan selanjutnya yakni, Pencetakan Surat Undangan pada tanggal 23 s/d 30 November 2020, dilanjutkan penyampaian surat undangan kepada pemilih tanggal 01 s/d 08 Desember 2020. Pelaksanaan kampanye akan dilaksanakan pada 10 s/d 12 Desember 2020. Masa tenang pada tanggal 13 s/d 15 Desember 2020. Pemungutan Suara dan Rekapitulasi Perolehan Suara pada tanggal 16 Desember 2020. Dan Pelantikan Kepalo Tiyuh Terpilih dijadwalkan tanggal 11 s/d 30 Januari 2021.

“Tahapan ini kita laksanakan sesuai dengan Keputusan Bupati Tubaba Nomor: B/207/I.01/HK/TUBABA/2020 tanggal 17 September 2020 tentang Penetapan Perubahan Jadwal dan Tahapan Pemilihan Kepalo Tiyuh Serentak di Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2020. Dan ini yang menjadi pedoman panitia pemilihan Pilkati,” tutup Agus Subagio. (Holidin/Elan)