views

Antisipasi Banjir, Anggota DPRD dan Aparatur Kecamatan Sidomulyo Gelar Gotong-royong

Headlinelampung, Lampung Selatan – Sangat di perlukan kepedulian masyarakat agar tidak membuang sampah sembarang di sepanjang bantaran sungai Way Kalang, sehingga ketika musim hujan datang berbagai saluran serta sungai tidak tersumbat.

Salah satu faktor penyebab terjadinya banjir yang menenggelamkan puluhan rumah yang berada di Perumahan Perum Sidomulyo Asri Dusun Sidosari Desa Sidomulyo Kacamatan Sidomulyo, yakni gorong-gorong yang berada diatas saluran irigrasi tersebut tersumbat dengan berbagai sampah yang berasal dari bantaran sungai Way Kalang.

Hal tersebut di sampikan oleh Anggota DPRD Provinsi Antoni Imam SE, Politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyampaikan, Langkah dan upaya Sementara yang kami lakukansementara adalah mengeruk sampah-sampah dengan menggunakan alat berat Excavator untuk mengeruk sampah yang menyumbat aliran air yang berada di gorong-gorong tersebut, Rabu (1/1/2020).

Dengan di bantu warga bergotong royong, Camat Sidomulyo Rendy Eko Supriyanto, Anggota DPRD Agus Sartono, BPBD Lamsel Afendi, Kades Sidomulyo Misiran Sanjaya, Babinsa, Kadus bersama-sama membersihkan sampah-sampah tersebut.

“Karena saya melihat foktor pertama meluapnya air karena bayak nya tumpukan sampah sehingga aliran air dari atas way kalang tidak lancar. Sehingga kedepannya akan kami kordinasikan dengan Pemprov Provinsi agar saluran air yang kecil di gantikan dengan diameter yang besar, sedangkan untuk pengerjaan nya mengikuti mekanisme yang ada,”ungkapnya.

“Dan nantinya kami menghimbau kepada masyarakat agar dengan penuh kesadaran agar sekiranya tidak membuang sampah sembarangan ke sungai, karena saya melihat berbagai sampah penyumbat aliran,”imbuh Antoni Imam.

Kepala Desa Sidomulyo Misiran Sanjaya menyampaikan, “Kendala saat ini adalah terhambatnya aliran air dari atas sungai way kalang, dengan tumpukan berbagai sampah di gorong-gorong yang berada di atas irigrasi, sehingga meluaplah air sungai tersebut sampai ke perumahan Sidomulyo Asri sampai ketinggian satu meter setengah. Sehingga para warga yang merasa kebanjiran sebagian pada mengungi, karena rumah yang mereka tempati pada saat ini penuh dengan genangan air,”kata dia.

“Upaya kami selaku pemerintah desa, membantu pada warga yang terdampak banjir, karena kami sendiri bisa menghitung mereka tinggali di perumahan tersebut sebayak 25 KK, sementara ini tinggal 15 yang masih menetap, besar harapan kami kesadaran masyarakat tidak membuang sampah sembarangan ke bantaran air sungai, agar tidak menyumbat gorong-gorong dan yang lain nya. Ini kejadian yang kedua kalinya, masyarakat selalu sudah siap siaga, jadi barang-barang berharga mereka bisa di selamatkan hanya ada beberapa yang terendam saja,”beber Kades Sidomulyo. (heri)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dua Mantan Sekda Kabupaten Jabat Eselon II Pemprov Lampung

Kam Jan 2 , 2020
Headlinelampung, […]