views

Pengerjaan Proyek 1,5 M Diduga Asal-asalan, DPRD Desak Bupati Turun ke Lapangan

Headline Lampung, Pesawaran – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Pesawaran. Paisaludin, S.H mengaku geram melihat pembangunan proyek tambahan pilar Masjid Agung Islamik Center yang menelan anggaran sekitar 1,5 Miliar.

Pasalnya, Pengerjaannya diduga tidak sesuai ketentuan juklak dan juknis, oleh karenanya ia meminta Bupati dan Dinas PUPR Kabupaten Pesawaran segera melakukan peninjauan ulang.

“Saya berharap Dendi Ramadhona, sebagai Bupati Kabupaten Pesawaran, dapat turun kelokasi dan meninjau pekerjaan yang asal jadi ini,”harap Paisaludin.

Dia menambahkan, anggaran besar lebih dari 1 Miliar, menggunakan anggran APBD Tahun 2019 dikerjakan terkesan kurang sesuai ketentuan.

Bahkan, lanjutnya, secara kasat mata, pilar dan tembok penyekat atau pembatas yang baru saja di bangun sangat buruk sehingga di khawatirkan ambruk dan tidak bertahan lama.

“Dari dulu saya peringatkan. Bila mengerjakan bangunan masjid dapat kiranya di kerjakan secara baik dan megah. Uang 1,5 Miliar itu banyak kenapa pengerjaanya asal-asalan,” ujar Paisaludin S,H. Disela-sela meninjau bangunan islamik center di Desa Sukaraja Kecamatan Gedong Tataan Pesawaran, Selasa (06/01).

Dalam kesempatannya, Kanjeng sapaan akrab Paisaludin, juga secara tegas memperingatkan pihak rekanan agar kiranya dapat memperbaiki pekerjaan ini tersebut.

Sementara itu, Safrudin anggota DPRD Kabupaten Pesawaran yang anggota komisi III, juga sangat menyayangkan pekerjaan pilar tambahan islamic center yang di kerjakan asal-asalan.

Semestinya dinas terkait memungsikan pengawas di setiap pekerjaan sesuai dengan SDM yang baik. Sehingga tugas pengawas yang di tunjuk dari dinas PUPR bekerja dan berjalan sesuai ketentuan dan menghasilkan pekerjaan yang maksimal.

Untuk itu, pihak nya berjanji akan melaporkan persoalan ini kepada ketua Komisi III DPRD. Bertujuan untuk memanggil rekanan dan dinas terkait guna dengaar pendapat.

Terpisah, Alimudin. Imam Masjid Agung Islamic Center mengatakan pihaknya berharap kepada Anggota DPRD dapat menegur rekanan sehingga memperbaiki pembangunan yang tidak sesuai dengan ketentuan.

“Lihat baru di bangun tetapi belepotan. Saya berharap kepada wakil rakyat dapat menegur dinas PU dan rekanan. Untuk melakukan perbaikan,” harapnya.

Sayangnya hingga berita ini diturunkan, Zaenal Fikri Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pesawaran, saat akan di mintai komentarnya tidak pernah ada di kantor. Bahkan meskipun ponselnya dalam keadaan aktif, saat di hubungi tidak di jawab. (Agung)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Launching dan Sosialisasi DD, Parosil Himbau Maksimalkan Pengelolaan

Sel Jan 7 , 2020
Headlinelampung, […]