views

Alokasi Pupuk Bersubsidi di Lambar Sebesar 29.443 Ton

Headlinelampung, Lampung Barat – Sebanyak 29.443 ton pupuk bersubsidi telah dialokasikan di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) tahun 2020.

Jumlah tersebut berdasarkan surat keputusan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, nomor 821.1/30/V.21.2/2020 tanggal 03 Januari 2020.

Dari data tersebut pupuk berjenis Urea sebanyak 11.000 ton, pupuk jenis SP-36 sebanyak 2.068 ton, pupuk jenis ZA sebanyak 6.500 ton, pupuk jenis NPK sebanyak 6.365 ton, dan pupuk jenis Organik sebanyak 3.500 ton.

Kepala Seksi Alsin, Pupuk dan Pestisida Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Falent Herindo mengatakan, pendistribusian pupuk subsidi akan menggunakan sistem online.

“Tahun ini akan menggunakan aplikasi online dengan menggunakan Kartu Petani Berjaya (KPB), dan itu sudah dilakukan uji coba di beberapa daerah seperti Pringsewu dan Pesawaran,” ungkapnya, Selasa (14/01/2020).

Menurut falent, tindak lanjut keputusan kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Lambar berdasarkan luas baku lahan tanaman pangan (padi), tingkat realisasi serapan pupuk dan rencana langkah program kebijakan pengembangan komoditas unggul kabupaten.

Alokasi pupuk bersubsidi meningkat dibandingkan dengan tahun 2019 lalu, dengan kriteria yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi yaitu petani yang sudah terdaftar di kelompok, dan kelompoknya sudah menyusun Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang direkap oleh petugas di kecamatan masing-masing.

“Nanti setiap petani cukup menggunakan aplikasi android kartu petani berjaya, data yang akan diterima sudah tertera di dalamnya,” jelas Falent.

Dari data rekapitulasi input e-RDKK, jumlah petani yang sudah direkap per Oktober 2019 sebanyak 8.311 jiwa dengan total luas lahan 35.010,75 hektar.

Data itu berdasarkan dari 15 Kecamatan yang ada di Lampung Barat, dengan jumlah penerima terbanyak di kecamatan Suoh 1.181 jiwa, Bandar Negeri Suoh 1.150 jiwa, Gedung Surian 1.140, Air Hitam 1.106 dan kecamatan Pagar Dewa 1.019 jiwa.

Pihaknya berharap, alokasi pupuk bersubsidi di Lampung Barat tahun 2020 akan cukup.

“Kita tentu selalu berharap alokasi pupuk ini akan cukup, dan tingkat pengawasan pendistribusiannya akan kita tingkatkan,” pungkasnya. (Hendri)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Serah Terima Jabatan di Metro, Rosita Jabat Kabag Pemerintahan, Jonizar Arifin Sekretaris Bappeda

Sel Jan 14 , 2020
Headlinelampung, […]