views

Polemik Bank Lampung, Pansus DPRD Lampung Bahas Tiga Poin

Headlinelampung, Bandarlampung – Polemik yang terjadi di Bank Lampung membuat anggota DPRD Lampung membentuk panitia khusus (Pansus) beranggotakan 20 orang.

Pansus sendiri di ketua oleh Watoni Noerdin wakil ketua Darlian Pone, serta
Sekretaris, Mirzalie. Mereka mengundang pihak Bank Lampung saat menggelar rapat khusus di ruang komisi, Jumat (18/1/2020) kemarin.

Adapun 3 poin pembahasan Pansus dan Bank Lampung yakni :

  1. Laporan Hasil Pemeriksaan Kepatuhan atas Kegiatan Operasional Tahun Buku 2018 dan 2019 (Semester 1) pada PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung);
  2. Pemeriksaan Kinerja atas Efektifitas Upaya Pemerintah Daerah Meningkatkan Kemandirian Fiskal dalam Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun 2016 s.d Semester 1 Tahun 2019; dan
  3. Pemeriksaan atas Belanja Modal Infrastruktur Tahun Anggaran 2019 Pada Pemerintah Provinsi Lampung.

Selanjutnya dari hasil rapat Pansus dan Bank Lampung akan di bahas pada hari, Kamis (23/1/2020) pukul 10.00 terkait agenda laporan pansus pada pimpinan DPRD dan ketua-ketua Fraksi. Kemudian, pada Jumat (24/1/2020) segera di Paripurnakan.

Sebelum rapat dengan Bank Lampung, Pansus DPRD Lampung sendiri sudah memanggil Otoritas Jasa Keuangan 
(OJK) Lampung untuk menggali informasi terhadap persoalan Bank Lampung ini.

OJK Lampung menilai, Bank Lampung terancam menjadi Bank Pengkreditan Rakyat jika tidak mendapat suntikan anggaran dari pemda.

Ketua Pansus, Watoni Noerdin mengatakan sorotan yang terjadi di Bank Lampung dalam mencairkan kredit nasabah atau pihak ketiga. Seharusnya Bank Lampung sejatinya mengikuti petunjuk aprasial.

“Jadi harus disesuaikan benar dengan petunjuk aprasial, jadi di Bank Lampung ini yang kita soroti adalah dalam mengeluarkan pengkreditannya,” ucapnya dia.

Pansus sendiri, sambung Watoni sudah menunjuk dua tenaga ahli untuk mencermati temuan BPKR RI Perwakilan Lampung ini.

“Untuk tenaga ahli soal Bank Lampung kami sudah tunjuk Ibu Marselina (Dosen Unila) dan masalah infrastruktur kami tunjuk tenaga ahli dari Pemkot Bandarlampung atas nama bapak Ilham,” urainya.

Tenaga ahli sendiri akan membantu Pansus menceramati temuan BPK RI Perwakilan Lampung dalam setiap pembahasan pada instansi terkait.

“Kami diberi waktu hingga 24 Januari ini, untuk dirampungkan pemabahasan dan hadirnya akan diparipurnakan,” tandasnya. (Ndi)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sekda Lam Tim Menghadiri Sertijab Kepala Rutan Sukadana

Sab Jan 18 , 2020
Headlinelampung, […]