views

Kades Sungai Langka, Erwan Sukijo : Utamakan Musyawarah Selesaikan Persoalan

Headlinelampung, Pesawaran – Kepala Desa Sungai Langka Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran, Erwan Sukijo SP konsisten mengedepankan musyawarah dan pelayanan terhadap masyarakat.

Hal itu dilakukan demi terciptanya kerukunan dan ketentraman dalam kehidupan bermasyarakat.

“Desa Sungai Langka ini mayoritas penduduknya bersuku Jawa, dan bermata pencarian sebagai petani. Untuk terciptanya kerukunan dan ketentraman dalam bermasyarakat, setiap ada persoalan di desa mengutamakan musyawarah,” ujar Erwan Sukijo, di ruang kerjanya, Senin (20/01/2020).

Erwan mencontohkan, belum lama ini, sejumlah masyarakat mengeluhkan limbah berbahaya dari salah satu pabrik penyulingan buah pala.

Masyarakat sekitar pabrik kata dia meminta pemilik pabrik penyulingan untuk tidak lagi beroperasi. Sebelum memenuhi 4 keinginan warga sekitar.

Keinginan atau tuntutan yang disampaikan warga pada musyawarah Minggu Malam (19/01/2020). Dalam tuntutan itu, pertama, pabrik boleh beroperasi, tetapi limbah dapat di minimalisir.

Yang kedua, setelah dibukanya kembali pabrik penyulingan limbah, harus melibatkan tenaga kerja masyarakat sekitar, 70 persen, warga sekitar. Kemudian yang ketiga, perusahaan harus ada kontribusi ke Dusun, dan yang keempat, masyarakat yang bersentuhan langsung dengan pabrik harus mendapatkan kontribusi.

Mengingat, lanjut Herwan Kades yang telah menjabat dua periode itu juga membenarkan aktifitas pabrik tersebut sangat meresahkan warga. Selain limbah, asap penyulingan buah pala itu juga dapat mengakibatkan sesak nafas bagi warga sekitar.

Meskipun, pekerja yang ada hanya 5-8 orang namun warga sekitar tetap minta dilibatkan. “Penampungan limbah ada seperti kubangan kolam. Namun, di sayangkan bagian atas tidak di tutup sehingga ketika hujan turun air limbah meluap ke sungai warga,” katanya.

Erwan berharap, pengelolaan atau pabrik penyulingan buah pala tetap beroperasi. Tetapi, adanya pabrik tersebut masyarakat harus memperoleh manfaat sehingga kedua belah pihak tetap berjalan tanpa ada yang di rugikan.

Selain itu, juga masyarakat di harapkan dapat lebih arif dan bijak. Mengingat sungai langka merupakan desa wisata. Secara otomatis, bilamana perusahaan berkembang dengan baik, masyarakat akan memperoleh kontribusi yang positif begitu juga dengan desa.

Herwan, juga menegaskan pihaknya dalam waktu dekat bersama BPD akan mengajak direktur PT. Gunda Jaya. Yang bergerak pada air mineral di Desa setempat guna mencari jalan keluar agar desa memperoleh kontribusi untuk fasilitas umum.

“Desa sungai langka, memiliki beberapa perusahan di antaranya PT. Gunda Jaya. Bergerak kemasan air mineral. Tetapi, hingga saat ini belum ada kontribusi ke desa untuk kepentingan masyaraakat,” keluhnya.

Sementara itu, Adi yang mengaku salah satu perwakilan dari perusahaan penyulingan buah pala mengatakan pihaknya akan menyanggupi keinginan masyarakat.

Namun lanjut Adi terlebih pihaknya akan berkoordinasi dengan pemilik pabrik penyulingan buah pala. “Kita telah memiliki izin usa dan izin lingkungan,” ujarnya.

Terpisah Makmun Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pesawaran mengatakan, mengenai limbah dapat secara langsung menghubungi kepala bidang yang membidangi. Bertujuan agar, bidang secara langsung dapat turun guna mengetahui yang sebenarnya.

“Silahkan konfirmasi dengan kepala bidang yang membidnagi lingkungan atau limbah,” singkat Makmun, melalui Whatshapp. (Agung)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bank Lampung Melesat Warnai Tahun 2019

Sen Jan 20 , 2020
Headlinelampung, […]