views

Cari Modal untuk Nikah, Sandiwara Dua Sejoli Lampura Berakhir di Penjara

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG TENGAH – Ancaman penjara kini menanti dua orang pasangan sejoli asal Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara.

Keduanya ketahuan bersandiwara dengan membuat laporan palsu kepada polisi dengan mengaku telah kehilangan sepeda motor, akibat di begal, Jumat (30/01/2020).

Hal itu dilakukan keduanya sebagai upaya mengelabui petugas dengan alasan mencari modal untuk menikah.

Kedua sejoli apes itu yakni, Aning Diah (22) warga Jalan MT. Haryono Rejo Mulyo RT. 001 RW 003 Kelurahan Kelapa Tujuh Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara dan kekasihnya, Erik Hermawan (21) warga Jalan Abrati Gang Amarta No17 RT 001 RW 002 Kecamatan Kotabumi Tengah, Lampung Utara.

Kapolsek Way Pengubuan Iptu Widodo Rahayu Mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP I Made Rasma, S.Ik. M.Si mengatakan, kedua pelaku Aning Diah bersama pacarnya Erik Hermawan datang ke Polsek Way Pengubuan membuat laporan bahwa dirinya telah menjadi korban pencurian dengan kekerasan (Begal) pada Hari Senin (13/01/2020) sekira pukul 16.35 WIB.

Kepada polisi kedua pelaku mengaku telah menjadi korban pembegalan di jalinsum Way Pengubuan pada Hari Jumat (27/12/2019), dengan kerugian 1 unit motor Honda Beat dan 2 unit HP merek OPPO.

Menurut laporan kedua tersangka pelaku pembegalan terhadap dua sejoli yang tak memiliki modal untuk menikah tersebut, diterangkan pelakunya adalah seorang laki-laki yang tak dikenal, dengan menodongkan Sajam dan Senpi.

“Kepada petugas kedua pelaku mengaku telah menjadi korban pembegalan, yang dilakukan dua pria menggunakan Sajam dan Senpi,” jelasnya.

Mendapatkan laporan dari sepasang kekasih yang kesengsem menikah tersebut polisi melakukan olah TKP, dan memeriksa sejumlah warga.

“Dari TKP, polisi mendapati fakta yang berbeda. Ternyata peristiwa itu tidak ada,” ungkap IPTU Widodo Rahayu.

Selanjutnya kedua sejoli ditangkap dirumahnya masing-masing, lalu digelandang ke Mapolsek Way Pengubuan.

Kepada petugas pemeriksa kedua pelaku mengaku, terpaksa membuat laporan palsu agar tidak lagi ditagih hutang cicilan motor, dan mendapatkan asuransi kehilangan.

Sejoli apes, yang mencoba mengelabui petugas dan pihak dealer tersebut dijerat dengan pasal Penipuan 378 KUHP dan atau Pasal 220 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Dari tangan keduanya polisi menyita 1 Lembar Surat STPL atas nama Aning Diah.
1 Bendel BAP, kotak HP Merk OPPO A37F, dan Surat Keterangan dari PT. Mega Auto Finance.

Kemudian 1 lembar Surat Keterangan Habis Kontrak dari AlfaMart dan fhoto Dokumentasi saat pelaku melapor. (Gun)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mahasiswa KKN Unila Latih Pengolahan Pelepah Sawit Jadi Pupuk Organik-Pakan Ternak

Kam Jan 30 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]