views

Aneh, Terduga Pembunuh Dua Belantik Sapi di Lamteng Suka Makan Sandal Jepit

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG TENGAH – Ada fakta menarik dari terduga pembunuh dua belantik atau perantara alias makelar penjualan sapi asal Lampung Timur (Lamtim) yang terjadi di Lampung Tengah (Lamteng).

Mulyadi yang menjadi tersangka pembunuh, ternyata memiliki kebiasaan aneh dalam kehidupannya sehari-hari, yakni suka makan sandal jepit yang masih baru.

Sebab itulah, keluarga Mulyadi yang berdomisili di Kampung Bumi Rahayu, Kecamatan Bumiratu Nuban, Lamteng, mengkhawatirkan kesehatannya.

Hal itu diungkapkan Kepala Kampung Bumi Rahayu, Asrak kepada Headlinelampung.

Menurutnya, tersangka pembunuhan terhadap dua belantik sapi, yang dipicu utang piutang Rp 5 juta itu memiliki perilaku yang tidak biasa.

“Mulyadi itu punya kebiasaan aneh, suka makan sendal jepit baru. Sebab itu keluarganya khawatir akan kesehatannya,” ujar Asrak, saat menghadiri rekonstruksi di Mapolres Lamteng, Kamis (30/1/2020).

Diungkapkannya, kebiasaan aneh Mulyadi memakan sandal jepit yang masih baru tersebut sudah dilakukannya sejak lama.

“Mungkin dia (Mulyadi) suka dengan aroma sandal jepit yang masih baru,” jelas Asrak.

Namun, lanjut dia, kebiasaan aneh Mulyadi tersebut terhenti setelah menjadi tersangka pembunuhan terhadap dua rekannya.

“Selama ditahan di polres sepertinya Mulyadi sudah tidak lagi suka makan sandal jepit,” terang Asrak.

Sementara, menurut Kasat Reskrim Polres Lamteng, AKP Yuda Wiranegara, soal kebiasaan aneh Mulyadi itu bukan persoalan kejiwaan, melainkan kebiasaan.

“Banyak orang yang punya kebiasaan aneh, bahkan ada yang makan batu,” ujarnya.

Jika memang ada gangguan jiwa pada Mulyadi, itu juga bukan wewenang polisi untuk memutuskannya.

“Untuk menentukan ada tidaknya gangguan jiwa, harus ada putusan pengadilan. Yang pasti kebiasaan Mulyadi makan sandal itu bukan gangguan jiwa,” tegas Yuda. (Gun)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Abrasi Tiga Desa di Rawajitu Utara, Pemkab Mesuji Percepat Pembangunan-Rehabilitasi

Jum Jan 31 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]