views

Pemkab Tanggamus Sambut Tim Penilai Tahap II PPD 2020

HEADLINELAMPUNG, TANGGAMUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus, Lampung menyambut Tim Penilaian Tahap II penghargaan pembangunan daerah (PPD) tahun 2020 dari Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Sekretariat Bupati, Senin (10/02/2020).

Setelah menerima paparan dari Pemkab Tanggamus, Tim Penilai langsung melakukan penilaian secara teknis. Terlihat tiga Ambulance dari tiga pekon yakni Pekon Gisting Atas Kecamatab Gisting, Pekon Kagungan Kecamatan Kotaagung Timur, dan Pekon Penanggungan Kecamatan Kotaagung. Setelah itu, tim kembali bergerak ke Wisata Air Terjun Way Lalaan milik Pemkab Tanggamus.

Adapun Tim Penilai yang datang terdiri dari, Tim Penilai Utama (TPU) Ida Susanti,ST.MT, tim penilai independen (TPI) Dr. Muhammad Abadi, SH,.MH,MA, Dr. Teguh Endaryanto,SP, M.Si, Asrian Hendijaya SE,MS, tim penilai teknis (TPT) Iwan Meylani, S.STP, .MEc, Dev, Busyairi Afton, SE, MM, Dwi Prasetyo, S.STP, .M.Si

Hadir dari Pemerintah Tanggamus, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani SE.MM, Sekretaris Daerah (Sekda) Hamid H. Lubis, Kepala Bappelitbang Hendra Wijaya Mega, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan pemerintah Tanggamus, Camat Se-KabupatenTanggamus, Para dunia Usaha, Akademisi, pelaku Pariwisata di Tanggamus.

Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani dalam dalam sambutannya mengatakan, Tanggamus masuk ke 3 besar nominasi dalam Penghargaan pembangunan daerah (PPD) tahun 2020 dari Provinsi Lampung, ini merupakan sesuatu capaian yang baik, namun tak berpuas diri, penilaian ini memang merupakan sebagai indikator mengukur keberhasilan kabupaten Tanggamus, dan melalui kegiatan ini semangat untuk tetap melakukan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik lagi.

” Kami beserta jajaran dan Bappelitbang akan menyampaikan paparan, tahun 2020 kabupaten Tanggamus akan menjadi yang terbaik di provinsi Lampung ini, dan yang dipaparkan ini akan secara obyektif dan sesuai dengan kondisi yang ada, tak ada rekayasa, saya berharap stakeholder dan OPD turut mendukung data-data pendukung lainnya, mudah-mudahan Tanggamus bisa mendapatkan penilaian serta pencapaian terbaik dan optimal. Tanggamus mempunyai program 55 aksi asik Yang menjadi prioritas kami, ini harus dilaksanakan di masing-masing OPD agar dapat bermanfaat kepada masyarakat, sinergisitas Tanggamus kemudian Provinsi, lalu pusat terus dilakukan agar bisa menjalankan program dengan baik,” ujarnya.

Ketua Tim Penilai Utama Ida Susanti mengatakan bahwa, tiga tim turun secara langsung ke Kabupaten Tanggamus, sebab dari 15 Kabupaten/kota di provinsi Lampung, telah di krucutkan menjadi tiga besar yang akan maju di tingkat provinsi yakni, salah satunya adalah Tanggamus yang dilakukan penilaian tahap dua, verifikasi dan wawancara, dan akan dilanjutkan lagi di tahap III.

Penilaian berdasarkan skor untuk juknisnya sendiri dari Bappenas pusat, untuk pemenang sebenarnya ketiga kabupaten ini sudah menang dan akan diumumkan pada saat musrenbang provinsi Lampung dan mendapatkan penghargaan Saburai dari Gubernur lampung.

Tim teknis penilai sendiri dari pejabat Eselon IV teknis di Bappeda lampung, tim penilai utama dari pejabat Eselon III Bappeda Lampung juga, serta tim penilai independen terdiri dari akademisi dan praktisi.

“Kemudian Champions akan di ambil satu, dan akan dikirim atau ajukan ke Pusat untuk mengikuti lomba tingkat nasional, seandaikan Tanggamus maju, nanti akan maju dan bertanding se Indonesia. Untuk sementara kabupaten Pringsewu sudah, hari ini Kabupaten Tanggamus dan besok kita ke Lampung Barat, hasil tinjauan secara langsung hari ini setiap kabupaten memiliki keunggulan masing-masing, semua yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat, dari input dan output sudah jelas terlihat disini seperti ambulance,” jelasnya.

Kepala Bappelitbang Tanggamus Hendra Wijaya Mega,ST,MT. , MM dalam pemaparanya dihadapan tim penilai menyampaikan ada tujuh Bab yang wajib telah disampaikan secara umum, seperti potensi yang ada di Bumi Begawi Jejama ini.

Kedua indikator utama kegiatan yang sudah direncanakan dan dijalankan dalam dokumen RKPD, ketiga perencanaan keuangan sumber-sumber dana pembangunannya, seperti diketahui APBD Tanggamus adalah 1,922 Triliyun dan itu dalam posisi berimbang.

Kemudian keempat pengentasan kemiskinan serta upaya pemda bersinergi bersama OPD Tanggamus, guna mengatasi pengurangan kemiskinan karena saat ini kita berada di angka rilis terakhir tahun 2018 berada di 12,05 itu akan terus di pacu agar terjadi penurunan.

“Kelima adalah program-program visi-misi bupati dan wakil bupati Tanggamus dalam mendukung pembangunan, inovasi yang di unggulkan adalah ambulance desa Asiknya, dan ke 7 adalah program prioritas pendukung lainnya, dan ini juga sedang tahap penilaian,” ujarnya.

Inovasi tiap daerah itu berbeda dalam paparannya, 15 Kabupaten/kota, kita ada aplikasi yang berintegrasi langsung ke Bappenas pusat yaitu aplikasi “Sepakat”, 2020 ini ada Pesawaran, Lampung tTmur bareng dengan kita, nominasi 3 itu hanya kita Tanggamus. 3 kabupaten yang telah melaksanakan E-Budgeting Lampung Barat, tanggamus, lampung Selatan yang sudah sampai 100 persen.

“Itu salah satu inovasi, kita sudah di arahkan dan kita akan terus berpacu dengan E-Planing dan E-Budgeting. Mudah-mudahan kita bisa menjadi yang terbaik, kami Optimis,” tandasnya. (rilis/andi)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Soal Pencemaran Limbah, PMII Lampura Dukung dan Minta DPRD Transparan

Sen Feb 10 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]