views

Hipni Redakan Duka Keluarga Pasien BPJS Meninggal di Selasar RSUDAM Lampung

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG SELATAN – Suasana duka masih menyelimuti keluarga Lili Ansori dan Marliana, warga Dusun Pasar Senin Baru, Desa Palas Pasemah, Kecamatan Palas, Lampung Selatan.

Sejak meninggalnya Muhammad Rezky Mediansori alias Kiki (21) di selasar Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeleoek (RSUDAM) Lampung, masih terimpan duka mendalam keluarganya.

Dari penelusuran Headlinelampung yang berkunjung ke kediaman mendiang Kiki, Rabu (12/2/2020), terlihat orangtuanya masih terlihat kecewa dengan pelayanan Rumah Sakit milik Pemprov Lampung itu.

Kehadiran bakal calon Bupati Lampung Selatan, Hipni, mampu meredakan suasana duka yang menyelimuti keluarga Kiki. Awak media pun dibantu Bang Hipni — sapaan akrabnya — sehingga bisa mewawancarai orangtua Kiki.

“Ini rekan-rekan kita dari media ingin meminta keterangan dari pihak keluarga. Mereka ingin mengetahui kronologis kematian Kiki waktu di Rumah Sakit (RSUDAM),” ujarnya.

Bang Hipni mengatakan kematian Kiki di selasar RSUDAM itu sudah menjadi takdir dari Yang Maha Kuasa, jalan hidupnya. Kiki juga dikenal sebagai guru mengaji di tempat tinggalnya.

“Biarlah pelayanannya terhadap masyarakat bisa menjadi amal ibadahnya dan buat kebaikan untuk masyarakat umum. Ini juga sebagai pembelajaran buat keluarga almarhum terkait BPJS. Jangan sampai terjadi pada pada masyarakat lain,” harapnya.

Bang Hipni berharap setiap masyarakat yang berobat wajib dilayani dengan baik, apalagi menyangkut nyawa.

“Dengan kejadian ini, juga kami tidak menyalahkan mereka sepenuhnya. Semoga ke depan memberikan pelayanan yang lebih baik lagi, karena mendengar keterangan keluarga, ini hanya kelalaian. Entah itu dari BPJS. Seharusnya, pasien rujukan itu sudah ada ruangannya. Kiki juga punya hak penuh mendapatkan pelayanan,” kata dia.

Memang, lanjut Bang Hipni, di rumah sakit orang harus didaftar. Selanjutnya pihak rumah sakit harus memberikan pelayanan.

“Saya rasa kalau rujukan dari RSUD Bob Bazar, Kalianda, rujukan itu bukan ke RSUDAM saja, tapi untuk semua rumah sakit. Hargailah masyarakat kalangan bawah yang tidak mampu,” imbaunya.

Camat Palas, Rikawati, mengatakan, meninggalnya Kiki diduga kurang mendapatkan pelayanan yang baik di RSUDAM di Bandar Lampung.

“Dengan kejadian ini, semoga menjadi pembelajaran dan pengalaman bagi kita semua, agar dalam penanganan pasien harus cepat, karena menyangkut nyawa manusia,” pintanya. (heri)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ketua DPRD Tubaba Ajak Masyarakat Hidup Sehat dengan Bersepeda

Rab Feb 12 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]